Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Lebay

Harga Minyak Diprediksi Akan Terus Melemah

Recommended Posts

mceKkZxeyW.jpgIlustrasi. (Foto: Corbis)

 

 

 

JAKARTA - Tren harga minyak mentah yang mengalami penurunan diperkirakan masih akan berlanjut. Ketidakpastian perekonomian di zona euro telah menekan pergerakan minyak mentah.Head of Research and Analysis PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengungkapkan, harga minyak mentah Amerika Serikat (AS), West Texas Intermediate (WTI), yang masih melakukan konsolidasi di kisaran USD91,80-USD94,20 per barel menunjukkan indikasi belum usainya tekanan bearish.

 

WTI, menurutnya masih membuka peluang untuk turun ke area USD90,60 per barel. "Harga minyak masih akan tertekan di bawah level USD95,20 per barel," jelas dia dalam risetnya kepada Okezone, Jumat (18/5/2012).

 

Dia menilai, hal ini tak lepas dari sisi fundamental di zona Eropa belum ada perubahan yang berarti. "Malah pemangkasan rating beberapa perbankan Spanyol oleh Moody’s memperkuat ketidakpastian ekonomi di zona euro," tambah dia.

 

Diberitakan sebelumnya, lembaga pemeringkat Moody's telah memangkas rating utang berbagai perbankan di Spanyol. Setidaknya terdapat 16 bank yang diturunkan peringkatnya.

 

Harga minyak untuk hari ini juga masih mengalami penurunan. Minyak mentah AS, WTI, menetap turun tipis 25 sen ke USD92,56 per barel, penutupan terendah sejak 2 November. Sejak awal Mei ini, WTI telah merosot hampir 12 persen.

 

Di London, ICE Brent crude futures untuk pengiriman Juli, turun USD2,26 menjadi USD107,49 per barel, level terendah sejak 30 Desember. Meskipun, Brent sempat naik dari level terendahnya USD106,98 per barel, harga penjualan harian terendah sejak 30 Desember. Dai awal Mei, Brent telah jatuh USD11,67, atau hampir 10 persen. (wdi)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...