Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Lebay

Harga Kedelai Melambung, Penjual Tahu Buntung

Recommended Posts

DEPOK - Kenaikan harga kedelai ternyata juga memukul para pedagang tahu dan juga sejumlah pengusaha terwaralaba atau franchise.Salah satunya dialami para pedagang franchise tahu bulat Mishihu di Depok. Mereka tak bisa menaikkan harga tahu seiring kenaikan harga kedelai. Pasalnya, harga sudah ditentukan oleh bos waralaba itu sendiri, yang setiap potongnya dijual dengan harga Rp500.

 

"Saya ambil tahunya dari pabrik di Tasikamalaya, per hari sebanyak 2.500 potong, harga dari pabrik sudah naik dari Rp250 sekarang jadi Rp270, awalnya hanya Rp625 ribu sekarang jadi Rp675 ribu," ujar salah satu pedagang, Visca Eviolina kepada wartawan, di Depok, Jumat (18/5/2012).

 

Untuk menyiasati kenaikan harga tahu, dia memiliki trik tersendiri. Tahu yang dibelinya dari pabrik, kemudian disalurkan ke lima pedagang franchise di lima titik di Sawangan, Depok. Hal tersebut dilakukan, sebab selama tiga tahun dia berbisnis tahu, saat ini kenaikan harga kedelai merupakan yang terparah.

 

"Tentu sangat berpengaruh, dari pabrik potongannya sudah dibuat lebih kecil, konsumen banyak yang protes karena ukurannya kecil, tapi saya jawab ya memang sudah dari pabriknya," paparnya.

 

Visca berharap harga kedelai segera turun. Harga kedelai per kilogram naik dari Rp58 ribu, kini menjadi Rp68 ribu. Kenaikan itu juga membuat pendapatannya anjlok hingga 25 persen.

 

"Awalnya per hari saya dapat Rp1,2 juta, sekarang hanya Rp900 ribu, untung makin tipis, karena pernah kami naikkan harga jadi Rp700 malah enggak ada yang beli, pelanggan lari, belum kecap dan cabai rawitnya, betul-betul memberatkan," tandasnya. (nia) (rhs)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...