Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia
Masuk untuk mengikuti  
bot

Indonesia Bertahan di Emerging Markets Indeks MSCI

Recommended Posts

Jakarta, CNBC Indonesia — Morgan Stanley Capital International (MSCI) mempertahankan Indonesia di kelompok emerging markets. Sebagaimana diketahui, MSCI sempat membuka kemungkinan reklasifikasi status Indonesia dari emerging markets menjadi frontier markets.

Dalam pengumuman, Selasa (12/5/2026) waktu AS, Indonesia tetap dikategorikan dalam daftar emerging markets bersama dengan negara-negara lain seperti China, India, Korea, Malaysia, Filipina Taiwan, dan Thailand. 

Kendati demikian MSCI resmi mengumumkan hasil review indeks global periode Mei 2026. Hasilnya, Indonesia terkena pukulan cukup besar setelah enam saham domestik dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index dan tidak ada saham baru yang masuk.

Berdasarkan dokumen resmi MSCI Global Standard Indexes May 2026 Review, ada enam saham dari Indonesia yang dihapus dan tidak ada tambahan saham yang masuk ke indeks standar global MSCI.

Enam saham Indonesia yang didepak dari MSCI Global Standard Index adalah:

  1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
  2. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
  3. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)
  4. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
  5. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)
  6. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)

Di sisi lain, pada MSCI Global Small Cap Indexes, ada satu saham Indonesia yang masuk yakni PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT). Sementara itu, terdapat 13 saham Indonesia yang dikeluarkan dari indeks small cap MSCI.

Adapun saham yang keluar dari MSCI Global Small Cap Index meliputi:

  1. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
  2. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)
  3. PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK)
  4. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)
  5. PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG)
  6. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)
  7. PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI)
  8. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)
  9. PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN)
  10. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)
  11. PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC)
  12. PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)
  13. PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG)

Seluruh perubahan tersebut akan efektif berlaku pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026.

(mkh/mkh) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[1] [Gambas:Video CNBC]
[2]

References

  1. ^ Add as a preferred source on Google (www.cnbcindonesia.com)
  2. ^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites
Masuk untuk mengikuti  

×
×
  • Create New...