Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia
Masuk untuk mengikuti  
bot

Menhub Panggil Pengelola Taksi Green SM Buntut Tabrakan Bekasi Timur

Recommended Posts

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Perhubungan (Menhub[1]) Dudy Purwagandhi akan memanggil pengelola taksi Green SM[2] buntut dari insiden kecelakaan kereta antara kereta rel listrik (KRL[3]) dan KA Argo Bromo Anggrek di wilayah Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4).

Dudy Menhub Dudy mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu hasil investigasi penyebab kecelakaan tersebut dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Nanti kita tunggu (penyebabnya karena apa). Tadi kan saya sudah bilang tunggu KNKT," katanya di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Selasa (28/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia sudah meminta Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Allan Tandiono untuk menemui pengelola taksi Green SM. Bila sesuai rencana, pertemuan tersebut akan dilakukan pada hari ini (28/4).

"Tadi saya sudah minta Dirjen Perhubungan Darat untuk bertemu dengan pengelola taksi hijau tersebut untuk melakukan evaluasi. Mudah-mudahan kalau jadi, hari ini mestinya (pertemuannya)," ujar Dudy.

Pihak taksi Green SM Indonesia telah buka suara soal satu unit kendaraannya yang terlibat dalam insiden kecelakaan kereta ini.

[Gambas:Youtube][4]

Dalam pernyataannya di Instagram @id.greensm, perusahaan taksi listrik tersebut menaruh perhatian penuh pada insiden di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur, yang melibatkan satu kendaraan Green SM dan kereta yang melintas.

"Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang, serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung," demikian pernyataan resmi Green SM Indonesia.

Green SM Indonesia pun menyatakan akan berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan dan meningkatkan layanan secara berkelanjutan.

"Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan," demikian pernyataan itu.

"Kami akan terus memberikan perkembangan terbaru seiring dengan tersedianya informasi yang telah terverifikasi," lanjut pernyataan Green SM Indonesia.

Berdasarkan kronologi awal, insiden kecelakaan bermula ketika rangkaian kereta rel listrik (KRL) relasi Bekasi-Cikarang tertemper mobil di perlintasan sebidang JPL 85.

Akibat kejadian tersebut, rangkaian KRL harus dievakuasi dan ditetapkan sebagai Perjalanan Luar Biasa (PLB) dengan kode 5181 karena berhenti berdinas dan berjalan di luar jadwal reguler.

Sebagai dampaknya, petugas memberhentikan satu rangkaian KRL lainnya dengan kode PLB 5568 yang mengarah ke Cikarang di peron Stasiun Bekasi Timur.

Namun, KA Argo Bromo Anggrek (KA 4) relasi Jakarta-Surabaya tidak sempat berhenti sepenuhnya sehingga terlibat insiden dengan KA PLB 5568 yang sedang berhenti.

Hingga pukul 08.45 WIB, korban tewas akibat tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line bertambah menjadi 14 orang, sedangkan 84 korban luka telah mendapat penanganan medis.

Korban luka telah mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit di antaranya RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

(dhz/ins) Add logo.png?v=12.3.4 as a preferred
source on Google
[5]

References

  1. ^ Menhub (www.cnnindonesia.com)
  2. ^ taksi Green SM (www.cnnindonesia.com)
  3. ^ KRL (www.cnnindonesia.com)
  4. ^ [Gambas:Youtube] (www.youtube.com)
  5. ^ Add as a preferred source on Google (www.cnnindonesia.com)

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites
Masuk untuk mengikuti  

×
×
  • Create New...