Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia
Masuk untuk mengikuti  
bot

Airlangga Sebut Ketergantungan RI ke Selat Hormuz Hanya 20 Persen

Recommended Posts

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto [1]menyebut ketergantungan Indonesia terhadap jalur energi global, Selat Hormuz[2], relatif rendah dibandingkan negara-negara Asia lainnya.

Hal ini disampaikan Airlangga merespons kekhawatiran terhadap ketahanan energi nasional di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, yang berpotensi memicu krisis energi global.

Ia mengatakan temuan tersebut mengemuka dalam pertemuan ASEAN Zero Emission Commission (AZEC) yang diikuti sekitar 12 negara dan dipimpin Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam forum tersebut terkuak sebagian besar negara Asia dinilai masih sangat bergantung pada pasokan energi dari Timur Tengah melalui Selat Hormuz.

"Perdana Menteri Sanae Takaichi ini mengatakan 70 persen negara Asia saat ini sangat tergantung kepada Middle East, kepada Selat Hormuz. Namun Indonesia tidak, jadi Indonesia hanya bergantung sekitar 20 persen," ujar Airlangga dalam agenda Kick Off PINISI di Gedung Bank Indonesia, Senin (27/4/2026).

Menurutnya, rendahnya ketergantungan tersebut membuat Indonesia relatif lebih tahan terhadap gejolak global, khususnya yang berkaitan dengan gangguan distribusi energi.

Airlangga menilai kondisi ini menjadi salah satu faktor yang menjaga stabilitas pasokan energi domestik di tengah tekanan global yang meningkat.

[Gambas:Youtube][3]

(lau/pta) Add logo.png?v=12.3.4 as a preferred
source on Google
[4]

References

  1. ^ Airlangga Hartarto (www.cnnindonesia.com)
  2. ^ Selat Hormuz (www.cnnindonesia.com)
  3. ^ [Gambas:Youtube] (www.youtube.com)
  4. ^ Add as a preferred source on Google (www.cnnindonesia.com)

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites
Masuk untuk mengikuti  

×
×
  • Create New...