Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia
Masuk untuk mengikuti  
bot

Plastik Makin Mahal, Peritel Nego Pemasok Buat Tahan Harga

Recommended Posts

Jakarta, CNN Indonesia --

Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo[1]) mengungkapkan pengusaha ritel[2] sedang menegosiasikan dengan pemasok plastik[3] untuk menahan harga.

Ketua Umum Hippindo Budiardjo Iduansjah menyampaikan dampak kenaikan harga plastik di ritel sudah terasa sejak pekan lalu imbas konflik di Timur Tengah.

"Saat ini kami di retail sudah terima kenaikan harga dari supplier. Jadi dari 2 minggu lalu atau minggu lalu juga udah masuk. Dalam proses kami menegosiasi harga lama. Tapi kalau nggak bisa ya kami negosiasi harganya naik bertahap," ujar Budiardjo usai acara Sosialisasi dan Konferensi Pers Inabuyer B2B2G Expo 2026 di Gedung Kementerian UMKM, Jakarta Selatan, Rabu (15/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Budiardjo menerangkan harga plastik dari pemasok telah terjadi kenaikan sebesar 5 hingga 10 persen. Meski begitu, ia menyebut belum mengajukan usulan insentif kepada pemerintah dan tengah didiskusikan oleh Hippindo.

"Artinya kami coba lagi rundingkan insentif apa yang coba kita mintakan lagi nantinya," ujarnya.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso sebelumnya berharap harga plastik bisa turun pada April ini seiring upaya Indonesia mencari alternatif sumber impor bahan baku biji plastik, nafta, selain Timur Tengah.

Budi mengatakan selama ini pasokan nafta banyak berasal dari Timur Tengah. Namun, pengiriman terganggu akibat perang Iran melawan AS dan Israel. Oleh karena itu, pemerintah tengah mencari sumber impor baru dari India, Amerika Serikat, dan Afrika.

"Mudah-mudahan (harga plastik bisa turun bulan ini)," ujar Budi di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (13/4) lalu.

Ia menjelaskan impor dari ketiga wilayah tersebut saat ini masih dalam proses. Pemerintah masih menunggu ketersediaan stok dari negara asal sebelum pengiriman dilakukan.

Selain itu, proses pengapalan juga diperkirakan lebih lambat karena perang di Timur Tengah. Dengan demikian, impor bahan baku baru belum terealisasi dan produsen plastik dalam negeri masih harus mengandalkan stok yang sekarang mereka miliki.

[Gambas:Youtube][4]

(fln/sfr) Add logo.png?v=12.3.2 as a preferred
source on Google
[5]

References

  1. ^ Hippindo (www.cnnindonesia.com)
  2. ^ ritel (www.cnnindonesia.com)
  3. ^ plastik (www.cnnindonesia.com)
  4. ^ [Gambas:Youtube] (www.youtube.com)
  5. ^ Add as a preferred source on Google (www.cnnindonesia.com)

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites
Masuk untuk mengikuti  

×
×
  • Create New...