Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia
Masuk untuk mengikuti  
bot

Industri Tekstil RI Mulai Dapat Bahan Baku dari Petronas Malaysia

Recommended Posts

Jakarta, CNN Indonesia --

Industri tekstil[1] dan produk tekstil (TPT[2]) Indonesia mulai menerima sumber bahan baku baru dari negara tetangga, Malaysia[3]. Hal ini lantaran terjadi kendala pengiriman pasokan imbas perang di Timur Tengah.

Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jemmy Kartiwa mengatakan bahan baku dari negara tetangga berasal dari Petronas. Namun, baru sebagian industri saja yang menerima, belum sepenuhnya pelaku usaha dalam negeri menerima.

"Dari anggota kami, sudah ada yang mendapatkan sebagian kecil dari Petronas," ujar Jemmy dalam Pembukaan Indo Intertex di JIExpo Kemayoran, Rabu (15/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, kelangkaan bahan baku tidak hanya terjadi di Indonesia. Hampir semua negara merasakan, sehingga memang ketika ada stok terjadi perebutan.

Kendati, ia optimis pemerintah akan berupaya membantu pelaku usaha untuk mencari alternatif asal sumber bahan baku lain.

"Pemerintah pasti mencari sumber-sumber rantai pasok baru yang bisa menyuplai kebutuhan industri di dalam negeri," katanya.

Dalam kesempatan ini, Dirjen Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) Kemenperin Taufiek Bawazier mengungkap pemerintah telah menjalin komunikasi dengan beberapa negara untuk mencari alternatif sumber bahan baku bagi industri.

Hanya saja, Taufiek belum bisa membeberkan negara terkait karena proses pendekatan masih berjalan.

"Ada negaranya (kita ajak komunikasi), tapi mereka industrinya belum bisa diungkap. Jadi masih agak confidential," tegas Taufiek.

[Gambas:Youtube][4]

(ldy/sfr) Add logo.png?v=12.3.2 as a preferred
source on Google
[5]

References

  1. ^ tekstil (www.cnnindonesia.com)
  2. ^ TPT (www.cnnindonesia.com)
  3. ^ Malaysia (www.cnnindonesia.com)
  4. ^ [Gambas:Youtube] (www.youtube.com)
  5. ^ Add as a preferred source on Google (www.cnnindonesia.com)

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites
Masuk untuk mengikuti  

×
×
  • Create New...