Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia
Masuk untuk mengikuti  
bot

IPO Perdana 2026, Saham WBSA Meroket 34,5% Sentuh ARA

Recommended Posts

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan di sektor logistik, PT BSA Logistics Indonesia Tbk. (WBSA) resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui pencatatan saham perdana (Initial Public Offering/IPO). Perseroan menjadi emiten pertama yang melantai di pasar modal tahun ini.

Dalam debut perdananya, saham WSBA langsung meroket 34,5% ke level Rp 226 per saham dari harga penawaran Rp 168 per saham.

Penyelenggaraan IPO ini mencapai oversubscribe sebesar 386,86 kali. Dana hasil IPO tersebut akan digunakan untuk mendukung strategi ekspansi Perseroan, khususnya melalui akuisisi perusahaan di sektor angkutan laut sebagai langkah strategis dalam memperkuat layanan logistik end-to-end, serta untuk belanja modal guna meningkatkan kapasitas operasional dan efisiensi layanan.

Direktur Utama PT BSA Logistics Indonesia Tbk Edwin Wibowo mengatakan bahwa peluang industri logistik nasional masih sangat besar, mengingat karakteristik Indonesia sebagai negara kepulauan serta tingginya aktivitas industri dan konsumsi domestik. Kondisi ini mendorong kebutuhan yang besar akan layanan logistik multimoda yang terintegrasi.

"Melalui IPO ini, kami berharap dapat memperkuat posisi dan kapabilitasnya dalam mendukung pertumbuhan sektor transportasi serta perekonomian Indonesia," ujarnya, Jumat (10/4/2026).

WBSA telah melepas sahamnya sebanyak 1,8 miliar lembar atau setara dengan 20,75% dari modal ditempatkan dan disetor penuh atau setara dengan 20,75% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh oleh perseroan. Dengan harga penawaran sebesar Rp168 per saham, sehingga Perseroan akan menghimpun dana segar sebesar Rp302,4 miliar.

Pihaknya meyakini aksi korporasi ini merupakan aspek penting dalam memperkuat struktur permodalan, mengakselerasi ekspansi usaha, serta memperkuat posisi pasar Perseroan sebagai penyedia layanan logistik yang terintegrasi.

Menurutnya, dengan ekspansi yang terarah, model bisnis yang terintegrasi, serta dukungan infrastruktur dan adopsi teknologi, pihaknya optimis dapat menghadirkan pertumbuhan yang berkelanjutan serta menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
[1]

References

  1. ^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites
Masuk untuk mengikuti  

×
×
  • Create New...