bot 0 Posted 3 jam yg lalu. Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) akan menggabungkan perusahaan-perusahaan sekuritas pelat merah dan membentuknya menjadi sebuah holding. Managing Director Stakeholders Management Danantara Indonesia Rohan Hafas mengatakan, artinya, perusahaan sekuritas yang selama ini di bawah perbankan akan terpisah. "Akuisisi itu adalah berarti mereka akan berdiri sendiri menjadi sebuah BUMN sendiri. Tidak di bawah bank-bank. Jadi dia holding sendiri," ujarnya saat ditemui di Wisma Danantara Jakarta, dikutip Jumat (10/4/2026). Rohan menyebut, aset yang sudah terlalu besar menjadi salah satu alasan pemisahan perusahaan sekuritas dari Himbara. "Itu kan karena size-nya kan sudah besar. Dalam kurun waktu dulu sampai sekarang. Dulu dia masih sebuah anak perusahaan di sebuah bank. Mandiri sekuritas, BNI sekuritas, dan seterusnya. Sekarang dia tuh sudah layak ini. Seperti mungkin supaya tidak banyak pemikiran yang lebih menyimpang lah ya berpikirnya," ungkapnya. Nasib perusahaan sekuritas akan sama dengan unit syariah bank Himbara, yang saat ini menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS). "Sama aja sama Bank Syariah Indonesia. Sekarang kan jadi BUMN sendiri. Why? Sudah gede kan asetnya sudah berapa ratus triliun kan. Padahal dulu startnya sebagai Bank Syariah Mandiri. Anak perusahaannya Mandiri juga gitu. Dari kecil-kecil-kecil jadi besar," sebutnya. Rohan menjelaskan lebih jauh, pemisahan perusahaan sekuritas dari perbankan agar lebih cepat dalam mengambil sebuah keputusan. "Dia bisa mengambil keputusan lebih cepat, karena nggak usah ke induk kan," imbuhnya. Sayangnya, pihaknya belum dapat menjabarkan secara rinci terkait besaran aset dan siapa yang akan memimpin holding tersebut. "Iya nantilah diumumin, karena berbagai hal kan bukan sekedar besar kecil yang ini kan macam-macam kan technicalnya kan. (Kriteria induk holding) Bisa aset, bisa nggak aset, bisa managementnya, bisa blablabla. Bisa portofolionya, bukan asetnya, jenis portofolionya, jadi nanti ya," tutupnya. (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC][1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber Share this post Link to post Share on other sites