Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia
Masuk untuk mengikuti  
bot

PMJS Teken Kontrak Rp10,83 T dengan Agrinas untuk Program Kopdes

Recommended Posts

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Putra Mandiri jembar Tbk (PMJS) resmi meneken kontrak pengadaan 20.600 unit truk senilai Rp10,83 triliun dengan perusahaan pangan pelat merah PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero).

Dalam kontrak yang efektif pada 6 April 2026 tersebut, emiten DIPO Group ini akan melakukan pengadaan truk 6 ban sebanyak 20.600 unit untuk mendukung program Presiden Prabowo Subianto, Koperasi Desa Merap Putih (KDMP).

Kontrak ini dijalankan melalui entitas anak usaha PMJS, yakni PT Dipo Internasional Pahala Otomotif (DIPO) dengan kepemilikan langsung sebesar 82,64%. DIPO merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri otomotif dan berstatus badan hukum Indonesia.

Dalam perjanjian tersebut, DIPO bertindak sebagai dealer resmi yang ditunjuk oleh PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, perusahaan distributor resmi Truk Mitsubishi Fuso. DIPO akan menyediakan unit kendaraan sesuai spesifikasi serta memberikan layanan purna jual untuk mendukung operasional APN.

Adapun nilai kontrak pengadaan ini mencapai Rp10.835.600.000.000. Nilai tersebut mencerminkan skala besar proyek pengadaan kendaraan untuk program koperasi desa dan kelurahan.

"Penandatanganan Kontrak antara DIPO dan APN memberikan dampak positif terhadap kegiatan operasional DIPO, yaitu meningkatkan kegiatan operasional DIPO; dan meningkatkan pendapatan DIPO yang pada gilirannya akan meningkatkan kondisi keuangan Perseroan," sebagaimana dikutip keterbukaan informasi BEI, Kamis, (9/4/2026).

Efektivitas kontrak didasarkan pada beberapa perjanjian, yakni kontrak induk antara PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) dan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, kontrak turunan antara DIPO dan APN, serta addendum kontrak turunan atau kontrak pengadaan.

Meski demikian, kontrak pengadaan baru berlaku efektif setelah terpenuhinya dua syarat utama. Pertama, penerbitan bank garansi oleh Bank BNI pada 16 Maret 2026 dan kedua, diterimanya uang muka sebesar Rp2,84 triliun oleh DIPO dari APN pada 6 April 2026.

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
[1]

References

  1. ^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites
Masuk untuk mengikuti  

×
×
  • Create New...