Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia
Masuk untuk mengikuti  
bot

Bahlil: Cadangan BBM RI di Atas Standar Minimum Nasional

Recommended Posts

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM[1]) Bahlil Lahadalia[2] menegaskan cadangan bahan bakar minyak (BBM[3]) Indonesia di atas standar minimum nasional.

Pernyataan itu Bahlil sampaikan di tengah kondisi geopolitik global imbas perang Amerika Serikat-Israel vs Iran dan krisis energi di sejumlah negara.

"Kepada seluruh masyarakat Indonesia, cadangan BBM kita semua di atas standar minimum nasional," kata Bahlil dalam konferensi pers via zoom, Selasa (31/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Baik itu solar maupun bensin, termasuk dengan gas, termasuk dengan avtur, termasuk dengan elpiji. Artinya sekalipun ketegangan geopolitik yang belum tahu kapan selesainya dan negara lain sudah melakukan efisiensi (Kita aman)," tambahnya

Persoalan energi, termasuk di Indonesia muncul usai Timur Tengah membara imbas serangan Amerika Serikat-Israel ke Iran sejak 28 Februari. Operasi itu menyebabkan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan ribuan warga sipil tewas.

Iran tak tinggal diam, mereka meluncurkan serangan balasan ke Israel dan aset AS di negara-negara Teluk. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) juga menutup jalur pelayaran minyak global Selat Hormuz untuk menekan AS-Israel.

Penutupan itu memicu krisis energi di sejumlah negara dan kenaikan harga BBM yang melonjak.

Sejumlah negara telah meluncurkan sederet strategi untuk menghemat BBM misalnya menerapkan kebijakan belajar dan bekerja dari rumah hingga membatasi pembelian BBM.

(nsa/agt) Add logo.png?v=12.3.2 as a preferred
source on Google

====
[5]

[4]

References

  1. ^ ESDM (www.cnnindonesia.com)
  2. ^ Bahlil Lahadalia (www.cnnindonesia.com)
  3. ^ BBM (www.cnnindonesia.com)
  4. ^ Add as a preferred source on Google (www.cnnindonesia.com)
  5. ^ ==== (www.cnnindonesia.com)

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites
Masuk untuk mengikuti  

×
×
  • Create New...