bot 0 Posted 1 jam yg lalu. Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan akan menuntaskan seluruh proposal yang akan disampaikan ke Morgan Stanley Capital International (MSCI) pekan ini. Diketahui, pasar modal Indonesia pada awal April akan dihadapi dengan pengumuman MSCI hingga Financial Times Stock Exchange (FTSE), yang berpotensi memengaruhi pergerakan pasar secara signifikan. Untuk itu, BEI pun menyiapkan langkah untuk meredam potensi volatilitas pasar tersebut. "Minggu ini kami akan tuntaskan seluruh proposal yang kami sampaikan ke MSCI," jelas Jeffrey kepada CNBC Indonesia, Selasa, (31/3/2026). Sebelumnya, Anggota Dewan Komisioner OJK Hasan Fawzi menyampaikan, pihaknya telah beberapa kali melakukan pertemuan dengan pihak MSCI secara daring. "Diskusi pertemuan (dengan MSCI) sangat baik, kami mencanangkan akan melakukan pembahasan di level teknis, pihak MSCI menyediakan dan memberi guidance tentang metodologi dan perhitungan yang akan dilakukan," ujar Hasan. Hasan menegaskan isu yang menjadi perhatian MSCI selaras dengan delapan program aksi OJK, termasuk transparansi, pengungkapan beneficial owner, likuiditas, dan free float. Dalam pertemuan tersebut, OJK, BEI, dan KSEI telah mengajukan proposal solusi atas dua isu utama MSCI, dengan rincian: Penurunan ambang batas disclosure kepemilikan saham dari di atas 5% menjadi di atas 1% Penyajian data investor lebih granular, dari 9 tipe dan 27 sub-tipe, termasuk pengungkapan beneficial owner Rencana kenaikan free float minimum dari 7,5% menjadi 15% secara bertahap (mkh/mkh) Add as a preferred source on Google [1] [Gambas:Video CNBC][2] References^ Add as a preferred source on Google (www.cnbcindonesia.com)^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber Share this post Link to post Share on other sites