bot 0 Posted 3 jam yg lalu. Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia[1] menyatakan kebijakan terkait harga bahan bakar minyak (BBM[2]), khususnya subsidi, masih menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto[3].Pernyataan itu dilontarkan di tengah mencuatnya isu kenaikan harga BBM nonsubsidi pada April 2026."Harga (minyak dunia) sekarang sudah mencapai US$115. Di dalam negeri masih stabil. Atas arahan Bapak Presiden, untuk BBM subsidi sampai dengan sekarang, saya pikir Bapak Presiden punya perhatian terhadap rakyat kecil," ujar Bahlil dalam keterangan pers di kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (30/3), waktu Jepang. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Ia menegaskan keputusan akhir mengenai kebijakan BBM akan ditentukan oleh presiden dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat secara menyeluruh. "Percayalah nanti tunggu tanggal mainnya. Bapak Presiden akan memutuskan seperti apa untuk kebaikan rakyat, bangsa, dan negara," ujarnya.Bahlil menjelaskan untuk BBM yang digunakan oleh industri, harga mengikuti pergerakan pasar."Kalau yang industri tanpa diumumkan pun dia terus terjadi berdasarkan harga pasar. Jadi mau diumumkan atau tidak diumumkan, dia akan mengikuti harga pasar," jelasnya.Menurutnya, BBM dengan oktan tinggi yang masuk kategori nonsubsidi umumnya dikonsumsi oleh kelompok masyarakat mampu sehingga tidak menjadi beban negara."Yang kita fokus itu adalah menyangkut dengan subsidi. Bapak Presiden dalam membuat kebijakan selalu mempertimbangkan dan memprioritaskan kondisi masyarakat," tambahnya.Terkait perkembangan geopolitik, khususnya situasi di Selat Hormuz, Bahlil menyampaikan pemerintah terus melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).Ia mengungkapkan komunikasi antar kementerian masih berlangsung secara aktif, termasuk pembahasan terbaru dengan Menteri Luar Negeri Sugiono.Menurutnya, sudah ada sinyal positif dalam proses tersebut, meski pemerintah tetap perlu menjaga komunikasi secara berkelanjutan mengingat dinamika geopolitik yang masih berkembang.Isu kenaikan harga BBM mencuat di tengah lonjakan harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah. Harga minyak global tercatat telah menyentuh kisaran US$115 per barel yang meningkatkan tekanan terhadap biaya energi.Di dalam negeri, beredar dokumen tidak resmi yang menyebutkan adanya rencana kenaikan harga BBM nonsubsidi per 1 April. Namun, PT Pertamina (Persero) membantah informasi tersebut.Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menyatakan hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait harga BBM terbaru. Ia menegaskan informasi yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan dan meminta masyarakat merujuk pada kanal resmi perusahaan."Informasi proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026," ujar Baron kepada CNNIndonesia.com, Senin (30/3).====[4] (del/sfr) Add as a preferred source on Google [5] References^ Bahlil Lahadalia (www.cnnindonesia.com)^ BBM (www.cnnindonesia.com)^ Prabowo Subianto (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)^ Add as a preferred source on Google (www.cnnindonesia.com)Sumber Share this post Link to post Share on other sites