bot 0 Posted 3 jam yg lalu. Jakarta, CNN Indonesia -- Iran[1] memberikan sinyal positif bagi dua kapal tanker Indonesia untuk melintasi Selat Hormuz di tengah perang yang masih berkecamuk melawan Amerika Serikat-Israel.PT Pertamina International Shipping (PIS) mulai menyiapkan teknis untuk melintas di selat yang masih ditutup Iran karena menjadi titik panas perang ini. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI untuk menyiapkan teknis perlintasan di Selat Hormuz. Saat ini kedua kapal Pertamina, Pride dan Gamsunoro, masih berada di Teluk Arab atau Teluk Persia.Vega juga menekankan kru dan awak kapal sejauh ini terpantau dalam keadaan aman. "PIS bersama dengan Kemlu tengah membahas teknis agar kedua kapal yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman," ujar Vega dalam keterangannya kepada detikcom, Minggu (29/3).Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Luar Negeri atas dukungan penuh dalam menangani situasi ini."Sejak isu ini muncul, PIS telah melakukan koordinasi intensif dengan pihak Kemlu, yang secara aktif menjalin komunikasi diplomatik dengan otoritas terkait. Hingga saat ini, upaya diplomasi tersebut terus berjalan," tutur Vega.Prioritas perusahaan tetap pada keselamatan seluruh awak kapal, serta keamanan kapal dan muatannya. Pihaknya juga memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia agar proses ini dapat terselesaikan dengan baik.Sebelumnya, Kemlu RI menyebut Iran sudah memberi sinyal positif untuk memberi izin dua kapal Pertamina melintas di Selat Hormuz."Dapat kami sampaikan bahwa berdasarkan koordinasi Kemlu dan KBRI Tehran dengan pihak Pertamina, Kedubes Iran di Jakarta dan pihak-pihak Iran terkait di Tehran, Kedubes Iran telah sampaikan pertimbangan positif Pemerintah Iran atas keamanan perlintasan kapal milik Pertamina Group di Selat Hormuz," kata jubir Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, dalam keterangannya, Sabtu (28/3).Dia memastikan Kemlu RI dan KBRI Tehran akan terus koordinasi dengan semua pihak terkait dalam upaya memastikan pelintasan secara aman kapal milik Pertamina di Selat Hormuz.Selat Hormuz nyaris sepenuhnya ditutup oleh Iran sejak serangan awal Amerika dan Israel terhadap negara itu pada 28 Februari lalu.Perang yang berimbas penutupan Selat Hormuz pun mengacaukan pasar energi global dan membuat ratusan kapal tanker dan kapal-kapal lainnya, termasuk kapal-kapal Indonesia, terjebak di perairan strategis tersebut.Selat Hormuz merupakan salah satu jalur perdagangan minyak utama dunia. Sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia melalui selat tersebut.Baca selengkapnya di sini[2]. (rds) Add as a preferred source on Google ====[4] [3]References^ Iran (www.cnnindonesia.com)^ di sini (finance.detik.com)^ Add as a preferred source on Google (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber Share this post Link to post Share on other sites