bot 0 Posted 3 jam yg lalu. Jakarta, CNN Indonesia -- Berbagai negara menghadapi krisis energi [1]imbas perang Iran[2] melawan agresi Amerika Serikat (AS) dan Israel. Bahkan, ada negara tetangga Indonesia yang melobi Washington agar dibolehkan mengimpor minyak[3] dari 'negara terlarang'.Filipina bernegosiasi dengan AS agar dapat membeli minyak dari negara-negara yang dikenai sanksi oleh Washington demi mengamankan pasokan dalam negerinya."Kami bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri (AS) untuk mendapatkan keringanan atau pengecualian guna membeli minyak dari negara yang dikenai sanksi AS," kata Duta Besar Filipina untuk AS, Jose Manuel Romualdez kepada Reuters melalui pesan telepon, Rabu (25/3). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Saat ditanya apakah minyak dari Venezuela dan Iran termasuk dalam lobi dengan dengan AS, Romualdez mengatakan semua opsi dipertimbangkan. Pihak AS juga masih mengkaji permohonan Filipina. Negara yang sangat bergantung pada impor bahan bakar sudah menetapkan status darurat energi nasional pada Selasa kemarin.Deklarasi darurat energi itu berlaku selama satu tahun. Keputusan ini juga memberi wewenang kepada pemerintah untuk membeli bahan bakar dan produk minyak guna memastikan pasokan yang tepat waktu dan mencukupi.Segala upaya mengatasi krisis ditempuh untuk merespons dampak perang Timur Tengah, termasuk pengadaan minyak dari 'negara terlarang'. Adapun negara pengahsil minyak yang dikenai sanksi AS antara lain Iran, Rusia dan Venezuela.Manila juga meningkatkan pembangkit listrik berbahan batu bara akibat tekanan pasokan energi.Selain itu, Filipina dijadwalkan menerima impor minyak mentah Rusia untuk pertama kali dalam lima tahun terakhir pada pekan ini. Impor minyak Moskow itu dilakukan setelah mendapat keringanan sanksi selama 30 hari dari AS.Pada Jumat lalu (20/3), pemerintah Filipina menyatakan memiliki sekitar 45 hari pasokan bahan bakar. Mereka sedang mengadakan tambahan 1 juta barel minyak untuk memperkuat cadangan domestik.Pekan lalu, AS memberikan keringanan sanksi 30 hari untuk pembelian minyak Iran yang sudah berada di laut.Keringanan ini berlaku untuk minyak yang dimuat ke kapal mana pun, termasuk tanker yang terkena sanksi, pada atau sebelum 20 Maret dan dibongkar paling lambat 19 April 2026.====[4] (pta) Add as a preferred source on Google [5] References^ krisis energi (www.cnnindonesia.com)^ Iran (www.cnnindonesia.com)^ minyak (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)^ Add as a preferred source on Google (www.cnnindonesia.com)Sumber Share this post Link to post Share on other sites