bot 0 Posted 1 jam yg lalu. Jakarta, CNN Indonesia -- Rusia[1] dan Vietnam[2] sepakat menandatangani perjanjian kerja sama antar pemerintah dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN[3]) pertama di negara, Senin (23/3).Penandatanganan kerja sama berlangsung di Moskow setelah Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin dan mitranya dari Vietnam, Pham Minh Chinh melakukan pembicaraan.Adapun perjanjian tersebut ditandatangani oleh Alexey Likhachev, kepala korporasi nuklir negara Rusia Rosatom, dan Tran Van Son, kepala Kantor Pemerintah Vietnam, dilansir dari Anadolu. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Dalam pembicaraan dengan Chinh, Mishustin mengatakan bahwa proyek ini akan memberikan dorongan kuat bagi kerja sama di bidang-bidang terkait, termasuk teknologi tinggi serta penelitian dasar dan terapan. Mishustin menambahkan bahwa perjanjian antara perusahaan Rusia dan Vietnam di sektor minyak dan gas akan memungkinkan pengembangan proyek-proyek lapangan di kedua negara.Perdana Menteri Rusia tersebut juga mengusulkan untuk terus melanjutkan upaya dalam meningkatkan perdagangan bilateral.Perusahaan nuklir Rusia, Rosatom mengungkapkan proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir di Vietnam tersebut diberi nama Ninh Thuan 1, Senin (23/3).Adapun tujuan pembangunan PLTN disampaikan Rosatom yakni untuk mengamankan lebih banyak pasokan listrik di Vietnam, mengingat negara tersebut telah menghadapi pemadaman listrik besar-besaran.Hal itu terjadi akibat permintaan dari sektor industri yang besar dan kelas menengah yang berkembang sehingga melebihi pasokan. Kondisi pasokan tersebut kian diperparah oleh cuaca ekstrem yang lebih sering terjadi, termasuk kekeringan dan topan di Vietnam.Di sisi lain, Pemerintah Rusia sempat memperingatkan Amerika Serikat terkait (AS) serangan di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bushehr di Iran. Mereka menilai itu sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan konsekuensi serius.Juru bicara Pemerintah Rusia, Dmitry Peskov, mengatakan kekhawatiran tersebut telah disampaikan langsung kepada Washington."Serangan seperti itu sangat berbahaya dan bisa menimbulkan konsekuensi yang tidak dapat diperbaiki," kata Peskov, Senin (23/3), seperti dilansir Reuters.Peringatan itu muncul setelah sebuah proyektil dilaporkan menghantam area sekitar PLTN Bushehr pada Selasa (17/3) malam.Pusat Diplomasi Publik Organisasi Energi Atom Iran menyebut insiden terjadi sekitar pukul 19.00 waktu Teheran. Namun, tidak ada kerusakan yang ditimbulkan akibat serangan tersebut.====[4] (ins) Add as a preferred source on Google [5] References^ Rusia (www.cnnindonesia.com)^ Vietnam (www.cnnindonesia.com)^ PLTN (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)^ Add as a preferred source on Google (www.cnnindonesia.com)Sumber Share this post Link to post Share on other sites