Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia
Masuk untuk mengikuti  
bot

Harga Minyak Dunia Tembus US$112 Usai Irak Nyatakan Kahar

Recommended Posts

Jakarta, CNN Indonesia --

Harga minyak dunia[1] melonjak pada Jumat (20/3) dan ditutup pada level sudah menembus US$112 per barel yang merupakan posisi tertinggi sejak 2022.

Kontrak berjangka Brent untuk Mei ditutup naik US$3,54, atau 3,26 persen, menjadi US$112,19 per barel, tertinggi sejak Juli 2022. Pada titik tertinggi sesi harganya sempat naik lebih dari US$4.

Sementara kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat untuk April, yang berakhir pada hari Jumat, ditutup naik US$2,18, atau 2,27 persen, menjadi US$98,32.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan kontrak berjangka minyak mentah AS bulan kedua yang lebih aktif diperdagangkan ditutup pada US$98,23, 2,8 persen lebih tinggi.

Harga Brent telah naik sekitar 8,8 persen pada pekan ini, sementara harga WTI bulan depan turun sekitar 0,4 persen dibanding penutupan Jumat di pekan lalu. Selisih harga WTI terhadap Brent mencapai titik terlebarnya dalam 11 tahun pada Rabu.

Menurut penjelasan Reuters, kenaikan harga minyak dunia ini dipicu Irak yang menyatakan keadaan kahar (force majeure) pada semua ladang minyak yang dikembangkan perusahaan asing. Selain itu ada potensi peningkatan perang Iran usai AS bersiap mengerahkan ribuan Marinir dan personel tambahan ke Timur Tengah.

Perang AS-Israel dengan Iran belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Belakangan infrastruktur energi utama Iran diserang, Iran membalasnya dengan menyerang negara-negara tetangganya, termasuk Arab Saudi, Qatar, dan Kuwait, yang merupakan proksi AS-Israel.

Para produsen minyak mulai memperhitungkan ekspektasi penutupan pasokan lebih lama karena serangan terus berlanjut dan prediksi penutupan Selat Hormuz masih bakal berlangsung selama berpekan-pekan lagi.

"Potensi pembalikan cepat harga energi tidak mungkin terjadi karena kerusakan telah terjadi pada produksi," kata Ole Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Jumat tidak ada lagi pemimpin di Iran yang dapat diajak bicara tentang perang karena serangan militer terus menargetkan pejabat Iran. Ia juga mengulangi tuntutan agar Iran tidak memiliki senjata nuklir.

Israel dan Iran saling melancarkan serangan baru pada Jumat, setelah serangan terhadap kilang minyak di Kuwait. Pada Kamis, Trump mengatakan Israel tidak akan mengulangi serangan terhadap fasilitas energi.

Pada Jumat, Menteri Energi AS Chris Wright mengatakan mencabut sanksi minyak terhadap kargo Iran yang terdampar di perairan akan mengirimkan pasokan ke Asia dalam tiga hingga empat hari. Pada Kamis, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menjelaskan rencana tersebut.

Bessent mengatakan pelepasan lebih lanjut minyak mentah dari Cadangan Minyak Strategis AS dimungkinkan. Wright mengatakan pelepasan cadangan akan dilakukan dalam beberapa bulan ke depan.

Harga minyak tinggi terus

Para analis mengatakan harga minyak akan tetap tinggi selama lalu lintas melalui Selat Hormuz terganggu dan kemungkinan bahkan setelahnya.

Sekitar 20 persen minyak dan LNG dunia transit melalui selat tersebut.

"Selama aliran minyak melalui Selat Hormuz tetap terbatas, jalur yang paling mudah bagi harga minyak mentah tetap ke atas," kata analis UBS, Giovanni Staunovo.

Kepala Badan Energi Internasional, Fatih Birol, memperingatkan dalam sebuah wawancara dengan Financial Times pada Jumat bahwa dibutuhkan waktu hingga enam bulan untuk memulihkan aliran minyak dan gas dari Teluk Timur Tengah.

Pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan rencana menduduki atau memblokade Pulau Kharg di Iran untuk menekan Iran agar membuka kembali Selat Hormuz, demikian dilaporkan Axios pada hari Jumat, yang juga dapat menekan pasokan.

(fea) Add logo.png?v=12.3.1 as a preferred
source on Google

====
[3]

[2]

References

  1. ^ minyak dunia (www.cnnindonesia.com)
  2. ^ Add as a preferred source on Google (www.cnnindonesia.com)
  3. ^ ==== (www.cnnindonesia.com)

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites
Masuk untuk mengikuti  

×
×
  • Create New...