Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia
Masuk untuk mengikuti  
bot

Harga Minyak Meroket ke US$103/Barel, Level Tertinggi Sejak 2022

Recommended Posts

Jakarta, CNN Indonesia --

Harga minyak [1]dunia kembali meroket pada perdagangan Jumat (13/3) sore, di tengah kekhawatiran penutupan Selat Hormuz[2] akibat perang Iran dengan Amerika Serikat dan Israel belum juga mereda. Lonjakan ini bahkan menempatkan harga minyak di level tertinggi sejak Juli 2022.

Melansir CNN, harga kontrak minyak mentah Brent naik 2,67 persen dan ditutup di angka US$103,14 per barel. Sementara, minyak mentah AS naik 3,11 persen menjadi US$98,71 per barel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keduanya merupakan level tertinggi sejak Juli 2022. Harga minyak mentah Brent sebelumnya sempat turun di bawah US$100 pada Jumat pagi, yakni US$99,75 per barel.

Harga minyak terus diperdagangkan hingga sore hari nanti, namun harga 'penutupan' pada pukul 14.30 ET menjadi acuan untuk melacak pergerakan harian. Setelah perdagangan ditutup sore ini, perdagangan minyak akan dibuka kembali pada pukul 18.00 ET hari Minggu. 

Kenaikan harga terjadi karena kecemasan pasar terhadap Selat Hormuz, jalur vital yang menyalurkan sekitar seperlima perdagangan minyak dunia. Ketegangan di kawasan membuat kekhawatiran ini lebih dominan dibanding upaya menekan harga oleh badan energi internasional.

Pada Rabu, International Energy Agency (IEA) menyetujui pelepasan cadangan minyak dalam jumlah bersejarah. Sehari kemudian, Amerika Serikat mengeluarkan izin sementara bagi sejumlah negara untuk membeli minyak Rusia yang sebelumnya terkena sanksi.

Namun, langkah-langkah tersebut belum cukup meredakan pasar. Selat Hormuz tetap menjadi pusat perhatian, terutama setelah Iran melancarkan serangan rudal dan drone ke Israel serta menyerang kapal-kapal di jalur tersebut sejak perang pecah 28 Februari lalu.

Situasi di kawasan semakin memanas setelah dua kapal tanker bahan bakar di perairan Irak diserang kapal bermuatan bahan peledak yang diduga berasal dari Iran. Seorang pejabat Irak mengatakan pelabuhan minyak negara tersebut bahkan menghentikan operasinya sepenuhnya.

Selain itu, Oman juga memindahkan seluruh kapal dari terminal ekspor minyak utamanya di Mina Al Fahal sebagai langkah pencegahan di tengah meningkatnya risiko keamanan.

Di sisi lain, berbagai upaya dilakukan untuk menjaga jalur pengiriman energi tetap berjalan. Bessent menyebut Angkatan Laut AS bersama kemungkinan koalisi internasional siap mengawal kapal yang melintasi Selat Hormuz jika kondisi militer memungkinkan.

Arab Saudi juga dilaporkan membayar biaya tambahan untuk mengalihkan rute tanker melalui Laut Merah dengan memanfaatkan pipa East-West guna menyalurkan minyak ke pasar global.

Sementara itu, Iran disebut masih mengizinkan satu hingga dua kapal tanker melintas setiap hari, terutama menuju China, untuk menjaga arus pendapatan dari ekspor minyak tetap berjalan.

(dmi/dmi) Add logo.png?v=12.3.1 as a preferred
source on Google

====
[4]

[3]

References

  1. ^ Harga minyak (www.cnnindonesia.com)
  2. ^ Selat Hormuz (www.cnnindonesia.com)
  3. ^ Add as a preferred source on Google (www.cnnindonesia.com)
  4. ^ ==== (www.cnnindonesia.com)

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites
Masuk untuk mengikuti  

×
×
  • Create New...