Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia
Masuk untuk mengikuti  
bot

Bos OJK Ungkap Sedang Dalami 27 Kasus Pelanggaran Pasar Modal

Recommended Posts

Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan sedang mendalami 27 kasus pelanggaran di pasar modal. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK yang baru, Hasan Fawzi mengatakan pihaknya tengah mendalami semua kasus satu per satu, dan akan memberikan sanksi.

"Jadi semua kasus di tempat kami tentu nanti satu per satu melalui pemeriksaan khusus dan juga penelitian di tempat kami. Kita harapkan nanti seperti kemarin pada saat ini sudah final, sudah posisinya akhir. Kami akan lakukan pengenaan sanksi tertentu termasuk mengumumkan kepada publik," katanya selepas Rapat Paripurna DPR RI, Kamis (12/3/2026).

Hasan menegaskan bahwa pihaknya akan mendorong adanya keterbukaan atas aspek kepatuhan, serta penindakan terhadap pelanggaran secara terukur. Ia kemudian menyebut bahwa aksi OJK ini lebih ke dalam konteks "pembinaan."

"Artinya kita ingin hadir, menegakkan ketentuan dan penegakan hukum yang baik. Di satu sisi kami ingin juga bersama pelaku terus memperbaiki diri. Jangan lagi ada ruang-ruang untuk kemungkinan tidak dipatuhinya berbagai ketentuan peraturan perundangan," imbuh Hasan.

Sebelumnya, OJK dan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) melakukan penggeledahan di kantor sekuritas dengan inisial PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (MASI) yang berlokasi di Treasury Tower, kawasan Sudirman Central Business District, Jakarta, Rabu (4/3/2026) sebagai bagian dari proses penegakan hukum atas dugaan tindak pidana di bidang pasar modal.

Penggeledahan yang dilakukan Tim Penyidik OJK dilakukan dalam rangka pengembangan penyidikan atas dugaan manipulasi informasi fakta material terkait tidak dilaporkannya pihak afiliasi penerima fixed allotment dalam penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) serta penyampaian laporan penggunaan dana IPO yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Dugaan manipulasi laporan dan informasi tersebut diduga melibatkan pihak sekuritas.

(ayh/ayh) Add cnbc-logo.svg?v=6.9.0 as a preferred
source on Google
[1] [Gambas:Video CNBC]
[2]

References

  1. ^ Add as a preferred source on Google (www.cnbcindonesia.com)
  2. ^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites
Masuk untuk mengikuti  

×
×
  • Create New...