bot 0 Posted 1 jam yg lalu. Jakarta, CNBC Indonesia - Pengendali PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO), yakni RMK Investama, menjual 36 juta saham (2,90%) RMKO dengan harga Rp590 per saham, sehingga total transaksi mencapai Rp21 miliar. Mengutip keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (11/3/2026), transaksi ini bertujuan untuk merealisasikan keuntungan atas peningkatan harga saham dan untuk meningkatkan kepemilikan saham oleh publik. Transaksi dilakukan pada 9 Maret 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di RMKO menjadi 67%. Diketahui, harga saham RMKO sempat meroket 34,7% ke level Rp 260 per saham dalam sehari beberapa waktu lalu. Bahkan, dalam enam bulan, saham RMKO sempat melesat 182,61%. Chief Executive Officer RMKO Vincent Saputra mengatakan manajemen masih mencermati apa yang menjadi pemicu kenaikan harga saham tersebut. Namun, menurutnya juga hingga saat ini tidak ada rencana aksi korporasi yang dilakukan oleh RMKO dalam waktu dekat. Sementara itu, untuk rencana anggaran capex tahun 2026 ini akan berada di kisaran Rp26,6 miliar hingga Rp30 miliar yang akan digunakan untuk kebutuhan infrastruktur. "Banyak tambang-tambang yang tadi belum bisa berproduksi harus bergantung melewati jalan yang kami bikin," sebutnya. Harapannya, setelah kegiatan bisnis tersebut dapat mendorong pendapatan yang lebih stabil. Selain itu, perseroan juga akan berfokus pada bisnis jasa-jasa tambahan di luar dari kegiatan utama yang sudah disebutkan tadi. Pada tahun ini, kata Vincent, RMKO menargetkan pendapatan operasional sekitar Rp 600 miliar, dengan profit sekitar Rp 100 miliar. Seiring dengan rampungnya kebutuhan infrastruktur, beberapa tambang yang sebelumnya terkendala, harapannya dapat berkontribusi ke pendapatan perusahaan. (ayh/ayh) Add as a preferred source on Google [1] [Gambas:Video CNBC][2] References^ Add as a preferred source on Google (www.cnbcindonesia.com)^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber Share this post Link to post Share on other sites