Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia
Masuk untuk mengikuti  
bot

Amran Klaim Harga Cabai Rawit hingga Bawang Putih Turun Jelang Lebaran

Recommended Posts

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman[1] menyatakan harga sejumlah komoditas pangan relatif stabil jelang Idulfitri. Beberapa komoditas seperti cabai rawit, cabai[2] merah, hingga bawang putih[3] diklaim turun harga.

Amran terus memantau kondisi pasokan dan harga pangan menjelang lonjakan permintaan saat Ramadan dan jelang Lebaran. Berdasarkan pemantauan tersebut, pasokan dinilai cukup sehingga harga relatif terkendali.

"Stok tinggi. Jadi ketemu stok tinggi, permintaan tinggi. Sehingga aku sudah cek tadi relatif stabil (harga pangan). Ada yang naik sedikit tadi apa itu, ayam ras. Itu naik 0,68 persen rata-rata seluruh Indonesia, relatif aman," kata Amran dalam konferensi pers di Kantor Kementan, Jakarta Selatan, Jumat (6/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menilai kenaikan tipis harga ayam ras masih dalam batas wajar dan bahkan bisa membantu peternak meningkatkan pendapatan menjelang Lebaran.

"Sudahlah kalau naik 0,6 persen, sayangilah juga peternak sedikit-sedikit supaya dia dapat baju Lebaran," ujarnya.

Selain ayam ras yang sedikit naik, Amran menyebut beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga.

"Ada turun. Hati-hati. Yang turun kemarin minus tuh apa? Cabai rawit turun. Cabai merah turun. Bawang merah sama bawang putih juga turun," kata Amran.

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan (Kemendag) hingga minggu keempat Februari 2026, harga cabai rawit memang sempat naik-turun.

Secara nasional, rata-rata harga cabai rawit sebesar Rp70.036 per kilogram (kg) pada akhir Februari 2026. Harga ini meningkat sekitar 21,82 persen dibandingkan Januari, meski dalam beberapa pekan terakhir mulai menunjukkan tren koreksi di sejumlah daerah.

Data yang sama menunjukkan cabai rawit mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) di sekitar 61,39 persen wilayah kabupaten/kota di Indonesia.

Sementara itu, cabai merah tercatat memiliki harga rata-rata sekitar Rp43.746 per kg pada periode yang sama. Harga komoditas ini naik relatif terbatas yakni sekitar 2,81 persen dibandingkan Januari 2026, dan masih berada dalam rentang Harga Acuan Penjualan (HAP).

Cabai merah juga mengalami kenaikan IPH di sekitar 59,72 persen wilayah Indonesia, menandakan adanya tekanan harga di sebagian daerah meskipun secara nasional masih terkendali.

Di sisi lain, harga bawang putih justru mengalami penurunan tipis. Secara nasional harga rata-rata komoditas ini berada di sekitar Rp39.811 per kg pada akhir Februari 2026. Harga tersebut turun sekitar 0,01 persen dibandingkan Januari, meskipun secara umum masih berada di atas harga acuan penjualan yang ditetapkan pemerintah.

Penurunan harga bawang putih tercatat terjadi di sekitar 40,83 persen wilayah kabupaten/kota di Indonesia, sementara sebagian daerah lainnya mengalami pergerakan harga yang relatif stabil.

Adapun untuk daging ayam ras, harga rata-rata nasional tercatat sekitar Rp41.013 per kg pada akhir Februari 2026. Angka tersebut berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) konsumen sebesar Rp40 ribu per kg.

Secara bulanan, harga ayam ras naik sekitar 2,21 persen dibandingkan Januari 2026. Kenaikan ini juga tercermin dari peningkatan IPH di sekitar 58,06 persen wilayah Indonesia.

====[4]

(del/pta)

References

  1. ^ Amran Sulaiman (www.cnnindonesia.com)
  2. ^ cabai (www.cnnindonesia.com)
  3. ^ bawang putih (www.cnnindonesia.com)
  4. ^ ==== (www.cnnindonesia.com)

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites
Masuk untuk mengikuti  

×
×
  • Create New...