bot 0 Posted 3 jam yg lalu. Jakarta, CNBC Indonesia- Emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk, atau TPIA mengumumkan pemberitahuan force majeure, kepada mitra usahanya sehubungan dengan konflik militer di kawasan Selat Hormuz, Timur Tengah. Direktur Sumber Daya Manusia, dan Urusan Korporat Suryandi mengaku, ketegangan konflik antar negara yang masih berlangsung saat ini berdampak pada kelancaran distribusi bahan baku dalam rantai pasok. Selengkapnya dalam program Power Lunch CNBC Indonesia (Rabu, 04/03/2026) berikut ini. Add as a preferred source on Google [1] References^ Add as a preferred source on Google (www.cnbcindonesia.com)Sumber Share this post Link to post Share on other sites