bot 0 Posted 3 jam yg lalu. Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto[1] mengungkap sebanyak 850 ribu pengemudi ojek online[2] (ojol) akan menerima Bantuan Hari Raya (BHR[3]) dengan total mencapai Rp220 miliar pada Lebaran tahun ini.Airlangga mengatakan pemberian BHR tersebut telah melalui koordinasi intensif dengan para aplikator, sebagaimana ia sampaikan dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (3/3)."Bonus hari raya ini telah dilakukan dengan komunikasi intensif dengan para aplikator dan alhamdulillah komitmen kuat dari para aplikator juga diwakili dengan yang hadir pada pagi hari ini," kata Airlangga. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Empat perusahaan aplikasi turut hadir dalam konferensi pers tersebut, yakni GoTo, Grab, Maxim, dan InDrive.Perwakilan manajemen aplikator berdiri bersama masing-masing dengan satu perwakilan driver ojol di belakang jajaran menteri. Total BHR yang diberikan pada tahun ini mencapai Rp220 miliar, meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun lalu sebesar Rp110 miliar.Untuk GoTo dan Grab, kata Airlangga, mereka mengucurkan jumlah BHR dua kali lipat lebih besar dari tahun lalu.GoTo dan Grab masing-masing mengalokasikan sekitar Rp100 miliar hingga Rp110 miliar. Tahun lalu, keduanya mengucurkan Rp50 miliar per perusahaan.Pada tahun ini, GoTo dan Grab masing-masing akan menyalurkan BHR kepada sekitar 400 ribu mitra pengemudi.Sementara itu, Maxim memberikan BHR kepada 51 ribu mitra, meningkat dari sekitar 1.000 penerima pada tahun sebelumnya. InDrive juga menyalurkan bantuan kepada sekitar 500 mitra pengemudinya."Kami mendorong penyaluran dilakukan lebih awal. H-14 atau paling lambat H-7 sebelum Idul Fitri," ujar Airlangga.Kementerian Ketenagakerjaan juga telah menerbitkan surat edaran kepada para gubernur serta perusahaan aplikator terkait imbauan pemberian BHR.Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sempat berkelakar mengenai peran Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM yang juga CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, dalam kebijakan BHR ini.Teddy sempat berkelakar bagaimana pemberian BHR juga merupakan kerja keras Rosan."Ini BHR beliau yang kerja keras juga pak menteri investasi," kata Teddy disambut senyuman dari Rosan.Ditemui usai konferensi pers, Rosan menegaskan kehadiran Danantara hanya sebatas memberikan dukungan pada program BHR ini."Ya kita kan inilah memberikan dukungan penuh untuk BHR ini supaya bisa didapatkan oleh para pengemudi ojol ini dan angkanya meningkat dan jumlah dari para peserta ojol juga meningkat," kata Rosan.Saat ditanya apakah kebijakan ini berkaitan dengan rencana merger GoTo dan Grab yang turut melibatkan Danantara, Rosan membantah adanya hubungan."Ngga (ada kaitannya). Kita hanya mengimbau saja. Kan teman-teman semua juga yang ada di situ," ujar Rosan.Sebagai informasi, keterlibatan Danantara dalam rencana merger ini berkaitan dengan investasi Telkom dan anak usahanya, PT Telekomunikasi Selular Indonesia (Telkomsel). BUMN itu berinvestasi sekitar Rp6,4 triliun untuk memiliki saham GoTo.====[4] (dhz/ins) References^ Airlangga Hartarto (www.cnnindonesia.com)^ ojek online (www.cnnindonesia.com)^ BHR (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber Share this post Link to post Share on other sites