Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia
Masuk untuk mengikuti  
bot

Perang AS-Iran Guncang Bursa RI, IHSG Ditutup Turun 2,66%

Recommended Posts

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun semakin dalam pada akhir perdagangan hari ini, Senin (2/3/2026). Indeks turun 218,66 atau -2,66% ke level 8.016,83. 

Sebanyak 113 saham naik, 704 turun, 141 tidak bergerak. Nilai transaksi terbilang tinggi, yakni Rp 29,77 triliun, melibatkan 54,08 miliar saham dalam 3,61 miliar. Kapitalisasi pasar terperosok menjadi Rp 14.342 triliun.

Berdasarkan data pasar, Medco Energi (MEDC), Bakrie & Brothers (BNBR), dan Energi Mega Persada (ENRG) menjadi tiga saham dengan transaksi terbesar pada perdagangan hari ini. 

Akan tetapi tiga saham tersebut berbeda nasib. MEDC tercatat naik 15,65% ke level 1.995 dan ENRG naik 25% ke level 2.200, sedangkan BNBR turun 14,95% ke level 182. 

Mengutip Refinitiv, hanya sektor energi yang berada di zona hijau, sedangkan sisanya parkir di zona merah.

Emiten perbankan dan emiten milik Prajogo Pangestu menjadi pemberat utama IHSG. Barito Renewables Energy (BREN) dan Chandra Asri Pacific (TPIA) masing-masing membebani -17,58 indeks poin dan -13,48 indeks poin. 

Lalu Bank Mandiri (BMRI) menyumbang -15,53 indeks poin, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) -14,15 indeks poin, dan Bank Central Asia (BBCA) -11,84 indeks poin. 

Adapun penyebab anjloknya IHSG hari ini adalah imbas dari konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang makin meningkat menyusul kabar tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.

Situasi ini memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan energi global serta meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Dalam perkembangan terbaru, Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani menegaskan pihaknya tidak akan bernegosiasi dengan Amerika Serikat (AS).

"Kami tidak akan bernegosiasi dengan Amerika Serikat," tulisnya melalui unggahan di X, Senin (2/3/2026).

Larijani menulis Trump telah menjerumuskan kawasan itu ke dalam kekacauan dengan "fantasi khayalannya" dan sekarang takut akan lebih banyak korban jiwa di antara pasukan Amerika.

Sebelumnya, Trump mendesak warga Iran untuk bangkit menggulingkan republik Islam sehari setelah serangan gabungan AS-Israel. Perlu diketahui, serangan ini menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dan sejumlah petinggi dan sosok, termasuk mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad.

"Saya menyerukan kepada semua patriot Iran yang mendambakan kebebasan untuk memanfaatkan momen ini untuk berani, gagah, heroik, dan merebut kembali negara Anda. Amerika bersama Anda," kata Trump dalam pidato video.

Adapun di tengah panasnya situasi geopolitik, sepanjang sesi I perdagangan, investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp32,1 miliar di seluruh pasar.

Adaro Andalan Indonesia (AADI) menjadi saham dengan net buy asing terbesar, yakni Rp 168,2 miliar. Lalu diikuti oleh Nusantara Sawit Sejahtera (NSSS) Rp 99,7 miliar dan Petrosea (PTRO) Rp 90,7 miliar.

(mkh/mkh) Add cnbc-logo.svg?v=6.9.0 as a preferred
source on Google
[1] [Gambas:Video CNBC]
[2]

References

  1. ^ Add as a preferred source on Google (www.cnbcindonesia.com)
  2. ^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites
Masuk untuk mengikuti  

×
×
  • Create New...