bot 0 Posted 2 jam yg lalu. Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau dengan ketat perdagangan lima emiten karena pola transaksi perdagangannya bergerak di luar kebiasaan yang masuk kategori Unusual Market Activity. Langkah tersebut dilakukan dalam rangka perlindungan Investor. Kelima emiten tersebut antara lain, PT Mahkota Group Tbk. (MGRO), PT Lancartama Sejati Tbk. (TAMA), PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI), PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA), dan PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk (BIPP). Saham MGRO diawasi ketat karena adanya indikasi pola transaksi yang tidak wajar pada saham. Sementara 4 emiten lainnya, karena adanya peningkatan harga pada saham. Meskipun demikian, pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Informasi terakhir tentang MGRO adalah informasi tanggal 6 Februari 2026 yang dipublikasikan melalui website resmi BEI. Sementara untuk saham TAMA, informasi tanggal 10 Februari 2026 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia ("Bursa") perihal laporan pengalihankembali saham hasil buy back. Kemudian, informasi terakhir mengenai KAQI adalah informasi tanggal 6 Februari 2026 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia ("Bursa"). Lalu informasi terakhir mengenai JAYA adalah informasi tanggal 10 Februari 2026 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia ("Bursa") perihal laporan bulanan registrasi pemegang efek. Serta, informasi terakhir mengenai BIPP adalah informasi tanggal 6 Februari 2026 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia ("Bursa") perihal laporan bulanan registrasi pemegang efek. Oleh karena itu para Investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action emiten apabila rencana tersebut belummendapatkan persetujuan RUPS. Serta, mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi. (ayh/ayh) Add as a preferred source on Google [1] [Gambas:Video CNBC][2] References^ Add as a preferred source on Google (www.cnbcindonesia.com)^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber Share this post Link to post Share on other sites