bot 0 Posted 2 jam yg lalu. Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Prabowo Subianto[1] menetapkan Saiful Hidayat sebagai Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan[2] periode 2026-2031 menggantikan Pramudya Iriawan Buntoro yang telah mengakhiri masa jabatannya.Penetapan tersebut dilakukan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 18/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Ketenagakerjaan. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Keputusan tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru BPJS Ketenagakerjaan untuk masa jabatan lima tahun dan berlaku efektif sejak Kamis (19/2). Pelantikan jajaran dewan pengawas dan direksi dilakukan oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar yang mewakili Prabowo.Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Cak Imin itu menyampaikan jaminan sosial merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pemberdayaan ekonomi. Ia menyebut, perlindungan sosial juga berkaitan dengan upaya membangun daya tahan sosial dan memberikan perlindungan dari berbagai risiko yang berpotensi menurunkan kesejahteraan."Sebagai bagian dari tugas Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, negara harus memampukan rakyat agar bisa hidup produktif dan bermartabat. Produktif artinya mampu terlepas dari bantuan sosial menuju kemandirian berkelanjutan, dan inilah esensi dari pemberdayaan masyarakat," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (20/2).Ia menyebut, BPJS Ketenagakerjaan berperan dalam memberikan perlindungan kepada pekerja dan keluarganya dari risiko kerja, pemutusan hubungan kerja (PHK), kecelakaan, maupun kematian.Pemerintah juga menyampaikan rencana kolaborasi antara Kemenko Pemberdayaan Masyarakat dan BPJS Ketenagakerjaan, termasuk program penyediaan hunian sewa murah bagi pekerja melalui skema Manfaat Layanan Tambahan (MLT).Dalam Keppres tersebut, selain menetapkan Saiful Hidayat sebagai direktur utama, Prabowo juga menunjuk Ihsanudin sebagai Direktur Perencanaan Strategis dan Teknologi Informasi, Harjono Siswanto sebagai Direktur Human Capital dan Umum, Agung Nugroho sebagai direktur kepesertaan, Trisna Sonjaya sebagai Direktur Pelayanan, Eko Purnomo sebagai Direktur Pengembangan Investasi, serta Bambang Joko Sutarto sebagai Direktur Keuangan.Pada jajaran dewan pengawas, Dedi Hardianto dari unsur pekerja ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan menggantikan Muhammad Zuhri.Ilustrasi. Presiden RI Prabowo Subianto menetapkan Saiful Hidayat sebagai Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan periode 2026-2031. (BPJS Ketenagakerjaan)Prabowo juga menetapkan Swartoko dan Sudarso dari unsur pemerintah, Ujang Romli dari unsur pekerja, Abdurrakhman Lahabato dan Sumarjono Saragih dari unsur pemberi kerja, serta Alif Noeriyanto Rahman dari unsur tokoh masyarakat sebagai anggota dewan pengawas periode 2026-2031.Saiful Hidayat menyampaikan arah kebijakan lembaga dalam lima tahun ke depan melalui pendekatan 3C, yaitu coverage, care, dan credibility. Fokus pertama berkaitan dengan perluasan kepesertaan, khususnya bagi pekerja informal, pekerja bukan penerima upah, dan pekerja migran."Kami ingin memastikan coverage pada pekerja informal atau pekerja bukan penerima upah, dan pekerja migran dapat tercakup, karena saat ini masih banyak yang bisa ditingkatkan," ujarnya.Ia juga menyebut peningkatan kualitas layanan dilakukan melalui penguatan layanan berbasis inovasi dan transformasi digital."Kami ingin menghadirkan pelayanan yang tidak hanya administratif, tetapi benar-benar terasa sebagai wujud kehadiran negara bagi pekerja dan keluarganya," kata Saiful.Selain itu, penguatan tata kelola dan integrasi data disebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lembaga."Kami akan meningkatkan kredibilitas atas data, proses, compliance dan tentunya strategic collaboration dengan para stakeholder, harapannya dapat meningkatkan trust dari pemerintah, pemberi kerja, maupun dari masyarakat," ujarnya.Menurutnya, penguatan tersebut mencakup pengelolaan dana secara akuntabel, kinerja investasi yang berkelanjutan, serta komunikasi publik yang konsisten.Berdasarkan informasi dari laman LinkedIn resminya, Saiful memiliki pengalaman kerja di PT Telkom Indonesia sejak 1993. Jabatan terakhirnya sebelum ditunjuk sebagai dirut BPJS Ketenagakerjaan adalah Senior Principal Expert Performance Management sejak September 2025, setelah sebelumnya menjabat sebagai Vice President Business Performance Management pada 2024-2025.Dari sisi pendidikan, Saiful merupakan lulusan Sarjana Telekomunikasi Universitas Brawijaya pada 1992, kemudian meraih gelar Master Multimedia dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 2022, serta gelar Doktor di bidang Manajemen Strategis dari Universitas Brawijaya pada 2023. (del/asr) ====[3] References^ Prabowo Subianto (www.cnnindonesia.com)^ BPJS Ketenagakerjaan (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber Share this post Link to post Share on other sites