Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia
Masuk untuk mengikuti  
bot

Harga Daging Meugang Tembus Rp200 Ribu per Kilogram di Aceh

Recommended Posts

Jakarta, CNN Indonesia --

Harga daging sapi[1] dan kerbau pada hari pertama tradisi Meugang[2] menjelang Ramadan 1447 Hijriah melonjak di sejumlah wilayah Aceh.

Di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dan Aceh Selatan, harga penjualan menembus Rp200 ribu per kilogram.

"Hari ini harga daging baik kerbau maupun sapi kita jual Rp200 ribu per kilogram," kata salah seorang pedagang daging meugang, Musliadi, di Abdya, Senin (16/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kenaikan tersebut cukup signifikan dibanding hari biasa yang berada di kisaran Rp150 ribu per kilogram. Lonjakan dipengaruhi tingginya permintaan masyarakat yang ingin menyambut Ramadan, sementara stok ternak terbatas.

Meugang merupakan tradisi memasak dan menyantap daging bersama keluarga sebagai bentuk penyambutan bulan suci. Dikutip Antara, pedagang musiman tampak berjejer di sepanjang jalan nasional lintas Babahrot-Tapaktuan (Abdya-Aceh Selatan), memotong ternak dan melayani pembeli.

Selain daging utama, bagian lain juga dijual dengan harga bervariasi. Musliadi menyebut isi dalam kerbau dipasarkan Rp25-30 ribu per kilogram. Adapun tulang paha, baik depan maupun belakang, ditawarkan Rp300-500 ribu tergantung kesepakatan.

"Meski harga tinggi, antusiasme masyarakat tetap besar. Lokasi penjualan terlihat ramai oleh warga yang ingin membawa pulang daging untuk keluarga," ujarnya.

Di Pasar Inpres Blangpidie, Abdya, seorang pembeli bernama Herman mengaku tradisi Meugang sudah menjadi kewajiban budaya bagi keluarganya.

"Walaupun sedikit, kami orang tua tetap harus beli untuk dibawa pulang. Tidak harus banyak, yang penting ada meskipun setengah kilogram," kata Herman.

Kondisi serupa terjadi di Aceh Selatan. Rizki, warga Kecamatan Samadua, menyebut harga daging di wilayahnya rata-rata juga menyentuh Rp200 ribu per kilogram, meski ada yang menjual Rp180 ribu di daerah Trumon.

"Kalau di Aceh Selatan mencapai Rp200 per kilogram, ada juga yang Rp180 ribu di daerah ujung seperti Trumon. Tapi rata-rata memang Rp200 ribu per kilogram," kata Rizki.

Ia menambahkan, tingginya harga tidak menyurutkan minat warga. Meugang dinilai sebagai momen sakral yang sudah menjadi bagian dari tradisi tahunan.

"Tadi saya lihat di daerah kota Tapaktuan (ibu kota Aceh Selatan) cukup ramai masyarakat yang membeli daging. Karena ini meugang, jadi walaupun mahal masyarakat sudah terbiasa, memang setiap tahun seperti ini," demikian Rizki.

Tradisi meugang merupakan warisan budaya masyarakat Aceh yang dilaksanakan menjelang Ramadan, Idulfitri, dan Iduladha. Momentum ini identik dengan memasak serta menyantap daging bersama keluarga, sekaligus menjadi simbol kebersamaan, gotong royong, dan rasa syukur masyarakat Aceh.

(antara/isn)

====
[3]

References

  1. ^ daging sapi (www.cnnindonesia.com)
  2. ^ Meugang (www.cnnindonesia.com)
  3. ^ ==== (www.cnnindonesia.com)

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites
Masuk untuk mengikuti  

×
×
  • Create New...