bot 0 Posted Februari 5 Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau melemah usai rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal IV-2025 sekaligus setahun penuh pada siang ini, Kamis (5/2/2026). Merujuk data Refinitiv, pada pukul 11.13 WIB rupiah berada di level Rp16.827/US$ atau terdepresiasi 0,37%. Pelemahan ini melanjutkan tekanan yang sudah terlihat sejak pembukaan perdagangan pagi hari, ketika rupiah dibuka melemah 0,09% di posisi Rp16.780/US$. Pelemahan rupiah terjadi seiring pengumuman Badan Pusat Statistik (BPS) yang melaporkan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada kuartal IV-2025 sebesar 5,39% (year-on-year/yoy), lebih tinggi dari ekspektasi pasar. Dengan capaian tersebut, ekonomi Indonesia sepanjang 2025 tercatat tumbuh 5,11% yoy. Secara kuartalan, ekonomi tumbuh 0,86% (quarter-on-quarter/qoq). Sebagai catatan, konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia dari 13 institusi/lembaga sebelumnya memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2025 sebesar 5,23% yoy dan 0,72% qoq. (evw/evw) [Gambas:Video CNBC][1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber Share this post Link to post Share on other sites