Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia
Masuk untuk mengikuti  
bot

Media Asing Sorot Dirut BEI Mundur, Sebut Ini

Recommended Posts

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah media asing menyoroti mundurnya Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (30/1/2026). Mulai dari laman Amerika Serikat (AS), Singapura, hingga Jepang.
[1]

"CEO Bursa Efek Indonesia Iman Rachman mengundurkan diri pada hari Jumat, setelah penurunan yang menyebabkan pasar saham negara itu kehilangan US$84 miliar (Rp 1.410 triliun) selama dua hari terakhir karena kekhawatiran atas kemungkinan penurunan peringkat oleh penyedia indeks MSCI," tulis laman AS, CNBC International, menyebut Morgan Stanley Capital Indonesia.

"Dalam sebuah rilis, Bursa Efek Indonesia mengatakan Rachman telah mengundurkan diri, bertanggung jawab atas kondisi pasar baru-baru ini, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut," tambahnya.

Hal sama juga dimuat laman Singapura, The Strait Times, mengutip Reuters dan Bloomberg. Ini disebut sebagai konsekuensi dari peringatan dari penyedia indeks MSCI tentang kemungkinan penurunan peringkat, menjadi "frontier market" dari "emerging market", yang memicu anjloknya pasar saham.

"Indeks Komposit Jakarta (JCC) menguat hingga 2,1% pada perdagangan awal 30 Januari sebelum menghapus kenaikan tersebut, sehari setelah pemerintah Indonesia mengumumkan serangkaian langkah untuk meredakan kekhawatiran investor dan mengatasi kekhawatiran dari MSCI," muatnya.

"Indeks tersebut turun lebih dari 8% pada 28 dan 29 Januari, penurunan dua hari tercuram sejak April," tambahnya.

"Iman Rachman, Kepala Eksekutif Bursa Efek Indonesia (BEi), mengundurkan diri untuk bertanggung jawab atas kondisi pasar, kata sekretaris perusahaan bursa tersebut," muatnya.

Disebutnya pula bahwa hal ini terjadi di tengah maraknya arus keluar modal asing dari Indonesia karena kekhawatiran tentang bagaimana pemerintah memperluas defisit fiskal dan meningkatkan keterlibatan negara di pasar keuangan. Pengangkatan mantan Wakil Menteri Keuangan (Menkeu) Thomas Djiwandono, ke Bank Indonesia juga jadi tanda lain.

Sementara itu, laman Jepang Nikkei menulis bagaimana Rachman berharap pengunduran dirinya bisa membuat pasar lebih baik ke depan. Rachman, yang jabatannya seharusnya berakhir Juli ini, mengatakan seorang direktur utama sementara akan mengawasi bursa hingga pengganti tetap ditunjuk.

"Sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, dan sebagai bentuk tanggung jawab saya atas apa yang terjadi dua hari lalu, saya mengumumkan pengunduran diri saya dari posisi ini," kata Rachman kepada wartawan, muat Nikkei.

"Saya harap ini yang terbaik untuk pasar modal Indonesia, dan saya harap pasar kita dapat membaik di masa depan," muatnya.

Komentar Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers terpisah juga dimuat. Ia mengatakan bahwa pemerintah akan memantau manajemen BEI untuk memastikan penekanan yang lebih besar pada tata kelola yang baik.

Ia menambahkan bahwa "demutualisasi" bursa saham akan dipercepat tahun ini, sejalan dengan peta jalan yang diuraikan dalam Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan 2023. Demutualisasi adalah ketika perusahaan mutual yang dimiliki oleh anggotanya berubah menjadi bisnis yang dimiliki oleh pemegang saham.

"Demutualisasi bursa saham akan membuka (pintu) bagi investasi termasuk dari Danantara dan lembaga lainnya," kata Hartarto, merujuk pada dana kekayaan negara yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto Februari lalu.

"Dan demutualisasi... dapat menyebabkan bursa saham go public," tegasnya.

"Ini adalah transformasi struktural untuk mengurangi konflik kepentingan di bursa saham antara eksekutif bursa dan anggota, dan untuk mencegah praktik pasar yang tidak sehat," ujarnya.

(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]
[2]

References

  1. ^ Bursa Efek Indonesia (BEI) (www.cnbcindonesia.com)
  2. ^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites
Masuk untuk mengikuti  

×
×
  • Create New...