Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia
Masuk untuk mengikuti  
bot

Purbaya: Sudah Saya Ingatkan Bersihkan Bursa dari Saham Gorengan!

Recommended Posts

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, kejatuhan dua hari beruntun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya disebabkan masalah teknis pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI), plus masih bertebarannya saham-saham gorengan.

Oleh sebab itu, ia menekankan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ia pastikan akan melakukan perbaikan sentimen MSCI yang yang menilai masih adanya persoalan serius pada transparansi dan penilaian free float saham-saham Indonesia dalam MSCI Global Standard Index.

"Kita pasarnya dianggap pasar apa, frontier level, tapi saya yakin enggak akan turun ke sana karena pondasi kita bagus, kekurangan-kekurangan yang disebutkan MSCI akan diperbaiki Pak Mahendra (Ketua OJK)," kata Purbaya saat ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Karena itu, Purbaya menegaskan, tekanan IHSG hanya bersifat sementara karena fundamental perekonomian Indonesia kuat. Ia percaya diri, ekonomi Indonesia bahkan bisa tumbuh 6%.

Namun, ia juga mengingatkan, untuk memperkuat pasar saham, otoritas bursa sudah sepatutunya segera membersihkan pasar dari saham-saham gorengan.

"Ini jelas shock sementara, karena fundamental kita enggak masalah. Kalau yang jatuh saham-saham gorengan kan sudah saya ingatkan dari dulu, bersihkan bursa dari saham gorengan tapi kan yang besar-besar, masih ada saham-saham yang bluechip itu kan naiknya belum terlalu tinggi," tuturnya.

"Kalau anda takut lari aja ke situ. Jadi kalau fondasi ekonominya akan terus membaik ke depan," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan koreksi setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan trading halt atau penghentian perdagagan sementara selama 30 menit.

Per pukul 09.58 WIB, indeks turun 9,14% atau -760,76 poin ke level 7.559,8. Sebanyak 728 saham turun, 196 tidak bergerak, dan 34 naik.

Nilai transaksi mencapai Rp 11,95 triliun, melibatkan 14,03 miliar saham dalam 928.900 kali transaksi. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 13.659 triliun.

(arj/mij)
[Gambas:Video CNBC]
[1]

References

  1. ^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites
Masuk untuk mengikuti  

×
×
  • Create New...