bot 0 Posted 4 jam yg lalu. Jakarta, CNBC Indonesia- Memasuki tahun 2026, Bank Indonesia dihadapkan pada lanskap global yang masih sarat tekanan. Pertumbuhan ekonomi dunia melambat, ketidakpastian pasar keuangan meningkat, dan arus modal ke negara berkembang masih bergerak fluktuatif. Dalam kondisi tersebut, Bank Indonesia memilih strategi yang berimbang. Menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, memperkuat stabilitas sektor keuangan, namun tetap memberi ruang bagi pertumbuhan ekonomi. Arah kebijakan ini tercermin dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 20-21 Januari 2026, yang menjadi RDG perdana di tahun ini. Simak paparan Savira Wardoyo, selengkapnya dalam program Power Lunch CNBC Indonesia (Kamis, 22/01/2026) berikut ini. Sumber Share this post Link to post Share on other sites