Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia
Masuk untuk mengikuti  
bot

Rosan Beber Alasan Investasi Capai Target Tapi Setoran Pajak Meleset

Recommended Posts

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani [1]buka suara soal realisasi investasi [2]yang meningkat tetapi penerimaan negara, khususnya pajak[3], di saat yang bersamaan justru turun.

Rosan mengatakan investasi merupakan komitmen jangka panjang (long term).

Pemerintah memberikan insentif untuk menarik investasi, tapi Rosan meyakini penempatan modal yang masuk akan menghasilkan pemasukan pajak bagi negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya yakin ini ke depannya juga akan terus memberikan kontribusi yang positif terhadap APBN kita. Karena memang pajak-pajak yang tercipta dari investasi yang masuk ini itu, karena ini adalah investasi long term commitment, long term investasi jangka panjang," kata Rosan dalam konferensi pers di kantor Kementerian Investasi, Jakarta Selatan, Kamis (15/1).

Menurut Rosan, dampak investasi tidak bisa langsung dirasakan, tetapi tetapi dalam perjalanannya akan terus meningkat sehingga kontribusinya akan makin besar terhadap APBN.

Investasi, sambungnya, juga tidak semata-mata dilihat dari sisi finansialnya, tapi juga dari sisi sumber daya manusianya termasuk penciptaan pekerjaannya.

Ia mencontohkan sektor pertanian yang nilai investasinya mungkin lebih kecil dibandingkan sektor lain, tapi penyerapan tenaga kerjanya lebih besar.

"Contohnya di hilirisasi di kelapa nilainya US$100 juta dan penciptaan lapangan pekerjaannya itu mencapai 10 ribu orang. Biasanya kan kalau di hilirisasi mineral itu angkanya US$1 miliar, US$2 miliar, US$4 miliar, tetapi memang inilah kita coba cari keseimbangan," kata Rosan.

Rosan menyampaikan realisasi investasi mencapai Rp1.931,2 triliun sepanjang 2025 atau 101,3 persen dari target.

Angka tersebut tumbuh 12,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya (year on year/ yoy) dan 101,3 persen dari target investasi 2025 yang dipatok Rp1.905,6 triliun.

"Target investasi 2025 sebesar Rp1.905,6 triliun alhamdulillah tercapai, bahkan lebih sedikit dari target yang dicanangkan," ucap Rosan.

Sementara itu, Kementerian Keuangan mencatat penerimaan pajak neto sepanjang 2025 turun 0,7 persen ke Rp1.917,6 triliun, dibandingkan 2024 sebesar Rp 1.931,6 triliun.

Namun, secara bruto penerimaan pajak masih naik 3,7 persen dari Rp2.197,3 triliun pada 2024 ke 2.278,8 triliun pada 2025.

====[4]

(fby/sfr)

References

  1. ^ Rosan Roeslani (www.cnnindonesia.com)
  2. ^ investasi (www.cnnindonesia.com)
  3. ^ pajak (www.cnnindonesia.com)
  4. ^ ==== (www.cnnindonesia.com)

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites
Masuk untuk mengikuti  

×
×
  • Create New...