Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia
Masuk untuk mengikuti  
bot

Bos Danantara Buka Suara soal Pembentukan BUMN Tekstil

Recommended Posts

Jakarta, CNN Indonesia --

CEO BPI Danantara[1] Rosan Roeslani[2] buka suara soal rencana pemerintah membentuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN[3]) baru yang bergerak di sektor tekstil.

Demi mendirikan perusahaan pelat merah baru itu, Danantara disebut akan menyuntikkan modal US$6 miliar atau sekitar Rp101,17 triliun (asumsi kurs Rp16.863 per dolar AS).

Kabarnya, langkah itu sebagai bagian restrukturisasi perusahaan tekstil PT Sri Rejeki Isman(Sritex) yang pailit. Namun, Rosan tak mengkonfirmasi hal tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selama kita yakin bahwa nanti kita bisa turn around perusahaan itu melakukan restrukturisasi secara maksimal seperti yang kita lakukan misalnya di perusahaan-perusahaan BUMN lainnya yang memang perlu mendapatkan penyehatan secara keseluruhan tidak hanya dari permodalan saja tapi juga dari market-nya, dari off-takernya dan lain-lain. Jadi, kita terbuka untuk itu," kata Rosan ditemui di kantor Kementerian Investasi, Jakarta Selatan, Kamis (15/1).

Rosan juga belum bisa memastikan bentuk dari BUMN tekstil tersebut. Danantara, sambungnya, selalu melakukan kajian kelayakan (feasibility study) sebelum berinvestasi, yang mencakup berbagai aspek. Pihaknya juga punya beberapa parameter tertentu yang harus dipenuhi, termasuk target keuntungan (return).

"Termasuk juga parameter yang kita masuk itu adalah lapangan pekerjaan. Mungkin ya we are willing, kita terbuka untuk menerima misalnya investasi yang secara return mungkin lebih rendah dari parameter kita apabila penciptaan lapangan pekerjaan lebih tinggi. Mungkin tekstil kan salah satu yang dari segi lapangan pekerjaan itu sangat besar," kata Rosan.

Rencana pembentukan BUMN tekstil sebelumnya disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Ia mengungkapkan rencana itu dibahas dalam Rapat Terbatas (Ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Minggu (11/1) lalu.

"Akan membentuk BUMN baru khusus tekstil, tidak menghidupkan kembali," kata Airlangga saat menghadiri IBC Business Outlook 2026 di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, seperti dikutip Detik, Rabu (14/1).

Menurut Airlangga, modal awal perusahaan pelat merah baru itu sebesar US$6 miliar atau sekitar Rp101,17 triliun (asumsi kurs Rp16.863 per dolar AS).

Danantara disebut akan menyiapkan suntikan modal jumbo tersebut.

"Bapak Presiden mengingatkan kita pernah mempunyai BUMN Tekstil, dan ini akan dihidupkan kembali, sehingga pendanaan US$ 6 bilion nanti akan disiapkan oleh Danantara," terangnya.

====[4]

(fby/sfr)

References

  1. ^ Danantara (www.cnnindonesia.com)
  2. ^ Rosan Roeslani (www.cnnindonesia.com)
  3. ^ BUMN (www.cnnindonesia.com)
  4. ^ ==== (www.cnnindonesia.com)

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites
Masuk untuk mengikuti  

×
×
  • Create New...