Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia
Masuk untuk mengikuti  
bot

Trump Ancam Larang ExxonMobil Investasi ke Venezuela, Ini Alasannya

Recommended Posts

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump[1] mengancam akan memblokir perusahaan raksasa migas ExxonMobil[2] untuk ikut berinvestasi ke Venezuela[3].

Ancaman pelarangan tersebut setelah CEO ExxonMobil Darren Woods menilai Venezuela, yang dikenal sebagai negara kaya minyak, sebagai wilayah yang "tidak layak huni untuk berinvestasi". Hal ini ia sampaikan dalam pertemuan di Gedung Putih pada akhir pekan lalu, Jumat (9/1).

Mengutip SCMP, Woods mengatakan Venezuela harus mengubah undang-undangnya sebelum dapat menjadi peluang investasi yang menarik kepada Trump.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aset kami telah disita di sana dua kali. Anda bisa bayangkan, untuk masuk kembali untuk ketiga kalinya memerlukan perubahan yang sangat signifikan dari apa yang pernah kami lihat secara historis," ucap Woods di depan Trump.

Namun, Trump tersinggung dengan pernyataan bos ExxonMobil tersebut dan cepat menjadi sorotan. Pernyataan tersebut dianggap merusak harapan Gedung Putih untuk membangun keterlibatan bersama para bos minyak terkemuka di dunia.

"Saya tidak suka tanggapan Exxon," ujar Trump di atas Air Force One dalam perjalanan kembali ke Washington, Minggu (11/1).

"Saya cenderung akan melarang Exxon masuk. Saya tidak suka jawaban mereka. Mereka bermain terlalu 'culun'," tambahnya.

Trump mengumpulkan 18 bos minyak terkemuka pada Jumat (9/1) untuk mendesak mereka berinvestasi sebesar US$100 miliar atau setara Rp1,68 triliun (dengan kurs Rp16.870 per dolar). Hal tersebut bertujuan untuk merevitalisasi industri minyak Venezuela.

ExxonMobil dan ConocoPhillips mempunyai sejarah kelam di Venezuela. Aset mereka dinasionalisasi oleh mendiang Presiden Venezuela Hugo Chaves pada periode 2004 sampai 2007.

Berdasarkan putusan pengadilan, saat ini Venezuela berutang kolektif lebih dari US$ 13 miliar atau setara Rp219,27 triliun kepada kedua perusahaan tersebut atas penyitaan aset tersebut.

Meski CEO ConocoPhillips Ryan Lance meminta perombakan total sistem energi dan restrukturisasi utang, termasuk perusahaan negara PDVSA, Trump menegaskan AS akan memulai lembaran baru dan tidak akan menanggung kerugian kedua perusahaan tersebut.

"Kami tidak akan melihat kerugian orang-orang di masa lalu karena itu adalah kesalahan mereka," ujar Trump.

Trump pun menyampaikan di bawah kendali AS saat ini, perusahaan minyak langsung berurusan dengan Washington, bukan dengan otoritas lokal Venezuela.

"Anda berurusan langsung dengan kami. Anda sama sekali tidak berurusan dengan Venezuela. Kami tidak ingin Anda berurusan dengan mereka," tegasnya.

Untuk memperkuat kendali, Trump juga menandatangani perintah eksekutif untuk memblokir pengadilan atau kreditor mana pun agar tidak bisa menyita pendapatan dari penjualan minyak Venezuela yang disimpan di rekening Departemen Keuangan AS.

====[4]

(fln/sfr)

References

  1. ^ Donald Trump (www.cnnindonesia.com)
  2. ^ ExxonMobil (www.cnnindonesia.com)
  3. ^ Venezuela (www.cnnindonesia.com)
  4. ^ ==== (www.cnnindonesia.com)

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites
Masuk untuk mengikuti  

×
×
  • Create New...