bot 0 Posted November 28, 2025 Jakarta, CNN Indonesia -- PT KAI[1] (Persero) punya prosedur resmi menangani kehilangan barang seperti tumbler[2] Tuku milik Anita[3] yang menyita perhatian publik.Vice President Corporate Communications KAI Anne Purba mengatakan pihaknya terus memperkuat layanan penanganan barang tertinggal atau hilang (lost and found) di setiap stasiun.Meskipun barang pribadi tetap tanggung jawab penumpang, KAI tetap menyediakan layanan ini untuk memberikan rasa aman, nyaman, dan pelayanan yang semakin responsif bagi seluruh pelanggan. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Kami memahami bahwa kondisi perjalanan yang ramai dapat membuat pelanggan luput memastikan barang bawaannya. Karena itu, KAI memastikan adanya layanan Lost and Found yang terstandar sehingga barang dapat ditemukan dan dikembalikan dengan cepat kepada pemiliknya," ucap Anne dalam keterangan resminya, Jumat (28/11), dilansir detik. Anne menyampaikan KAI akan mengumumkan setiap barang yang ditemukan petugas di kereta maupun stasiun. Pengumuman dilakukan melalui pengeras suara.Bila tidak ada pelanggan yang mengambil barang itu, barang itu disimpan di pos pengamanan stasiun dan dicatat dalam sistem lost and found.Anne berkata KAI mendokumentasikan penemuan barang secara teliti untuk memastikan proses penyerahan kembali berjalan aman dan tepat sasaran."Kami mengutamakan akurasi data dan keamanan barang. Setiap item yang ditemukan akan diperiksa, didata, dan disimpan sesuai prosedur. Pelanggan juga diminta menjaga kerahasiaan data pribadi agar tidak disalahgunakan pihak lain," ujarnya.Bagaimana prosedur bila barang pelanggan KRL kehilangan atau tertinggal barang saat perjalanan?1. Laporkan segera di kereta2. Jika masih dalam perjalanan, pelanggan dapat melapor kepada kondektur, petugas keamanan, atau petugas customer service on train3. Datangi layanan Lost and Found di stasiun kedatangan4. Petugas akan membantu melakukan pencarian dan pengecekan data5. Sampaikan detail barang dan data perjalanan. Termasuk ciri-ciri barang, kode booking tiket, serta lokasi terakhir barang terlihat6. Jaga kerahasiaan data pribadi. Hindari memberikan kode booking atau detail barang kepada pihak yang tidak berwenang7. Lakukan verifikasi dan pencocokan data8. Jika barang ditemukan, pelanggan harus memastikan barang tersebut benar miliknya9. Ambil barang sesuai prosedur resmi10. Petugas akan menyerahkan barang setelah pendataan dan pendokumentasian selesai11. Hubungi Contact Center KAI 121.12. Pelanggan yang tidak dapat melapor langsung dapat menghubungi 121 atau WhatsApp 08111-2111-21====[4] (dhf/sfr) References^ KAI (www.cnnindonesia.com)^ tumbler (www.cnnindonesia.com)^ Anita (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber Share this post Link to post Share on other sites