bot 0 Posted Mei 31, 2025 Jakarta, CNBC Indonesia- Efisiensi iklan sejumlah sektor bisnis di tengah perlambatan ekonomi disebut Direktur Utama PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH)[1], Vicktor Aritonang sebagai tantangan bisnis jasa periklanan di 2025. Guna menggenjot penjualan iklan di media Out Of Home (OOH) dan media digital Out Of Home (DOOH), Era Media Sejahtera mendorong pemanfaatan teknologi digital seperti Artificial Intelligence (AI) dalam memenuhi kebutuhan iklan klien. Di sisi lain, DOOH juga mendorong efisiensi terhadap biaya produksi namun DOOH memastikan tidak ada PHK. Dimana pengerjaan iklan secara manual lebih didorong untuk menggunakan teknologi digitalisasi sehingga cost lebih efisien. Selain itu industri periklanan berhadap juga dukungan pemerintah terhadap UMKM untuk berkembang sehingga ikut berdampak positif ke bisnis iklan. Seperti apa prospek dan tantangan industri periklanan di 2025? Selengkapnya simak dialog Anneke Wijaya dengan Direktur Utama PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH)[2], Vicktor Aritonang dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Senin, 26/05/2025) References^ PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) (www.cnbcindonesia.com)^ PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) (www.cnbcindonesia.com)Sumber Share this post Link to post Share on other sites