Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia
Masuk untuk mengikuti  
bot

Video: Pengusaha Sawit "Pede" Bisnis CPO Kuat Hadapi Perang Dagang

Recommended Posts

Jakarta, CNBC Indonesia- Gejolak ekonomi global dan ancaman gangguan rantai pasok masih menghantui industri sawit imbas kenaikan tarif impor yang ditetapkan Amerika Serikat hingga perang Indis dan Pakistan yang kian memanas.

Presiden Direktur PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)[1], Jap Hartono mengatakan kenaikan tarif impor AS tidak begitu berefek ke bisnis Crude Palm Oil (CPO) RI mengingat ekspor RI ke AS kurang dari 5%.

Namun mengingat ekspor CPO ke India dan Pakistan cukup besar maka ketegangan dua negara nuklir AS ini cukup mengkhawatirkan. Meski demikian mulai berlangsungnya gencatan senjata India-Pakistan tidak mengganggu permintaan termasuk biaya logistik minyak sawit RI dari kedua negara RI.

Mengantasipasi ancaman kenaikan biaya logistik dan permintaan, SSMS mendorong peningkatan produktifitas dan efisiensi. Hal ini dilaksanakan lewat pengaturan stok pupuk, hingga mencegak kebocoran produksi serta meningkatkan produksi

Seperti apa dampak gejolak gelobal ke bisnis sawit? apa strategi industri menghadapi kondisi ini? Selengkapnya simak dialog Bramudya Prabowo dengan Presiden Direktur PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)[2], Jap Hartono dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Rabu, 14/05/2025)


References

  1. ^ PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) (www.cnbcindonesia.com)
  2. ^ PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) (www.cnbcindonesia.com)

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites
Masuk untuk mengikuti  

×
×
  • Create New...