bot 0 Posted Mei 9, 2025 Foto: Layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (11/9/223). (CNBC Indonesia/Tri Susilo) Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal naik ke level 7.000 setelah ditutup anjlok lebih dari satu persen. IHSG tercatat merosot 1,42% ke posisi 6.827,75 pada penutupan perdagangan hari Kamis (8/5/2025). Nilai transaksi tercatat sebesar Rp14,86 triliun yang melibatkan 38,43 miliar saham yang berpindah tangan sebanyak 1,62 juta kali. Sebanyak 228 saham menguat, 393 turun, dan 184 stagnan. Sementara itu, investor asing tercatat melakukan penjualan bersih sebesar Rp841,59 miliar di seluruh pasar dan sebesar Rp141,15 miliar di pasar reguler. Ri samping itu mereka juga tercatat melakukan pembelian bersih sebesar Rp64,75 miliar di pasar negosiasi dan tunai. Lantas, apa saja saham yang secara bersamaan diburu asing yang menadahi tekanan terhadap IHSG? Mengutip Stockbit, berikut net foreign buy perdagangan Kamis! PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) - Rp116,34 miliar PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) - Rp82,71 miliar PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) - Rp70,66 miliar PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) - Rp63,54 miliar PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) - Rp59,54 miliar PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) - Rp40,30 miliar PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU) - Rp26,13 miliar PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) - Rp20,70 miliar PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) - Rp18,77 miliar PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) - Rp16,40 miliar (fsd/fsd) Saksikan video di bawah ini: Video: Lanjut Reli, IHSG Menguat 1% & Tembus Level 6.900 Next Article Asing Kompak Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Melesat Pekan Lalu [1]References^ Next Article Asing Kompak Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Melesat Pekan Lalu (www.cnbcindonesia.com)Sumber Share this post Link to post Share on other sites