bot 0 Posted Februari 28, 2025 Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memperluas layanan transportasi umum gratis[1]. Nantinya, ada 15 golongan warga yang gratis naik Transjakarta[2], MRT dan LRT[3]. Kebijakan ini merupakan bagian dari program 100 Hari Gubernur dan Wakil Gubernur Pramono Anung-Rano Karno. Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno menegaskan layanan transportasi gratis Transjakarta tidak terbatas hanya untuk pengurus masjid (marbot), tetapi berlaku untuk seluruh pengurus rumah ibadah, termasuk gereja, pura, vihara dan klenteng di DKI Jakarta. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Daftar 15 golongan masyarakat yang mendapatkan layanan gratis Transjakarta memang mencakup pengurus masjid. Namun, perlu kami tegaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi pengurus masjid, tetapi untuk seluruh pengurus rumah ibadah di DKI Jakarta," kata Rano, Rabu lalu (26/2) dikutip Antara. Ke depan, lanjut Rano, dalam program 100 Hari Kerja Gubernur Jakarta Pramono Anung-Rano Karno, layanan transportasi umum gratis ini bakal diperluas ke moda transportasi lain, seperti MRT Jakarta dan LRT Jakarta. Saat ini, Pemprov DKI telah menetapkan 15 golongan masyarakat yang berhak mendapatkan layanan transportasi umum gratis, tapi masih terbatas pada Transjakarta. Daftar 15 golongan yang gratis naik Transjakarta: 1. PNS Pemprov DKI Jakarta dan pensiunan PNS2. Tenaga kontrak Pemprov DKI Jakarta3. Siswa penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus4. Karyawan bergaji UMP melalui Bank DKI5. Penghuni Rusunawa6. Tim Penggerak PKK7. Penduduk ber-KTP Kepulauan Seribu8. Penerima Raskin domisili Jabodetabek9. Anggota TNI dan Polri10. Veteran RI11. Penyandang disabilitas12. Lansia di atas 60 tahun13. Pengurus rumah ibadah14. Pendidik PAUD15. Juru Pemantau Jentik atau Jumantik. ====[4] (pta) References^ gratis (www.cnnindonesia.com)^ Transjakarta (www.cnnindonesia.com)^ LRT (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber Share this post Link to post Share on other sites