Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia
Masuk untuk mengikuti  
bot

Bahlil Ajak Investor Bangun Pabrik LPG di RI

Recommended Posts

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM[1]) Bahlil Lahadalia[2] mengajak para investor untuk membangun pabrik liquefied petroleum gas (LPG[3]) di Indonesia.

Bahlil mengatakan kebutuhan LPG Indonesia mencapai 8,7 juta metric ton per tahun. Namun, produksi LPG dalam negeri hanya 1,4 juta metric ton per tahun.

"Jadi impor kita rata-rata setiap tahun, termasuk untuk industri, kurang lebih sekitar 7 juta metric ton. Saya undang Bapak Ibu semua investor silakan bangun pabrik LPG," kata Bahlil pada Mandiri Investment Forum 2025 di Jakarta, Selasa (11/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahlil mengatakan selama ini Indonesia ketergantungan impor LPG dari negara lain. Sekitar 50 persen kebutuhan LPG nasional diimpor dari Amerika Serikat dan Timur Tengah.

Dia berharap para investor bisa ikut membangun industri LPG dalam negeri. Menurutnya, investasi di sektor ini sangat menjanjikan.

"Marketnya captive, pembayarannya langsung dari Bank Mandiri. Ini langsung nih. Ini sangat captive sekali," ucapnya.

Sebelumnya, persoalan impor LPG juga pernah disampaikan Bahlil. Dia mengungkap jumlah impor LPG terus naik dari yang 58,82 persen pada 2013 menjadi 79,8 persen pada 2023.

"Apa enggak bisa kita bangun industri itu, atau sengaja dibiarkan untuk importir main terus," ucap Bahlil pada Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR RI, Selasa (27/8).

====[4]

(dhf/agt)

References

  1. ^ ESDM (www.cnnindonesia.com)
  2. ^ Bahlil Lahadalia (www.cnnindonesia.com)
  3. ^ LPG (www.cnnindonesia.com)
  4. ^ ==== (www.cnnindonesia.com)

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites
Masuk untuk mengikuti  

×
×
  • Create New...