bot 0 Posted Januari 24, 2025 Foto: Petugas menghitung uang di tempat penukaran uang Luxury Valuta Perkasa, Blok M, Jakarta, Kamis, 21/7. Rupiah tertekan pada perdagangan Kamis (21/7/2022) (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Jakarta, CNBC Indonesia - Rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) didorong oleh sentimen eksternal dan internal. Dilansir dari Refinitiv, rupiah menguat 0,52% sekitar pukul 09:40 WIB di angka Rp16.190/US$ pada hari ini, Jumat (24/1/2025). Apresiasi rupiah ini terjadi selaras dengan posisi kemarin (23/1/2025) yang juga menguat sebesar 0,03%. Setidaknya terdapat dua sentimen positif yang membuat rupiah akan cenderung menguat disepanjang perdagangan hari ini. Dari sisi eksternal, pelantikan Donald Trump sebagai Presiden AS untuk kedua kalinya memberikan angin segar. Pasar merespons pendekatan kebijakan Trump yang lebih konservatif namun tetap populis, sementara Indeks dolar AS (DXY) masih di kisaran level 108. Sedangkan dari sisi internal, kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang siap berjalan penuh, serta upaya efisiensi fiskal, pemerintah menunjukkan komitmen memperkuat fundamental ekonomi membuat rupiah berpotensi mengalami apresiasi setidaknya dalam waktu dekat. CNBC INDONESIA RESEARCH (rev/rev) Saksikan video di bawah ini: Video: Jurus Perbankan Hadapi "Ancaman" Risiko Nilai Tukar di 2025 Next Article Jelang Pengumuman The Fed, Dolar AS Turun ke Rp 15.395 [1]References^ Next Article Jelang Pengumuman The Fed, Dolar AS Turun ke Rp 15.395 (www.cnbcindonesia.com)Sumber Share this post Link to post Share on other sites