bot 0 Posted Januari 7, 2025 Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM[1]) Bahlil Lahadalia mengatakan progres penyusunan skema baru penyaluran subsidi[2] Bahan Bakar Minyak (BBM[3]) telah mencapai 98 persen. Karena itu, ia menyebut skema baru itu akan segera diumumkan. "Kita akan umumkan nanti di tahun ini. Doakan saja kalau datanya sudah selesai. Karna datanya jangan sampai tumpang tindih. Ya (progresnya) 98 persen lah," katanya di kantor BPH Migas, Jakarta, Selasa (7/1). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Bahlil mengatakan pemerintah saat ini masih mengumpulkan data yang selama ini tersebar di sejumlah kementerian/lembaga (k/l) menjadi satu data di Badan Pusat Statistik (BPS). Bahlil mengatakan data penerima BBM subsidi sudah tiga kali diubah dan masih terus dimatangkan. "Sudah tiga kali perubahan (data). Tinggal sedikit lagi karena kita tidak ingin data-data penerima peralihan subsidi itu tidak tepat sasaran," imbuhnya. Pemerintah bakal menetapkan skema baru penyaluran BBM subsidi, termasuk untuk ojek online (ojol). Tujuannya agar lebih tepat sasaran dari skema yang diberlakukan saat ini. "2025 insya Allah. Yang jelas mencari jalan untuk kebaikan semuanya. Akan diputuskan dalam waktu dekat lewat ratas. Setelah diputuskan lewat ratas baru kami umumkan," ujarnya di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Rabu (11/12/2024). ====[4] (fby/pta) References^ ESDM (www.cnnindonesia.com)^ subsidi (www.cnnindonesia.com)^ BBM (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber Share this post Link to post Share on other sites