bot 0 Posted Desember 30, 2024 Jakarta, CNBC Indonesia - Tahun 2024 bukan menjadi kinerja terbaik Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG bahkan ditutup di level 7.079 pada akhir perdagangan 2024. Lantas seperti apa proyeksinya di tahun 2025? Analyst CNBC Indonesia Research Revo Gilang Firdaus menuturkan ada berbagai tantangan yang bisa membuat rupiah dan IHSG terguncang, khususnya saat Trump dilantik. Meski demikian, Revo mengatakan masih ada peluang penguatan bagi rupiah dan IHSG di minggu kedua Januari 2025. Selengkapnya saksikan dialog Safrina Nasution dan Dina Gurning bersama Analyst CNBC Indonesia Research Revo Gilang Firdaus di Program Closing Bell CNBC Indonesia, Senin (28/12/2024). Sumber Share this post Link to post Share on other sites