bot 0 Posted Desember 18, 2024 Foto: Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo saat memberikan Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan November 2024. (Tangkapan Layar Youtube Bank Indonesia) Jakarta, CNBC Indonesia-Bank Indonesia (BI) melihat peningkatan ketidakpastian pada pasar keuangan global. Hal ini harus diwaspadai oleh banyak pihak ke depannya. "Ketidakpastian pasar keuangan global semakin meningkat disertai risiko perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia," ungkap Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers, Rabu (18/12/2024) Penyebabnya, kata Perry adalah rencana kebijakan perdagangan Amerika Serikat (AS) melalui kenaikan tarif impor komoditas dan cakupan negara yang lebih luas sehingga menimbulkan risiko peningkatan fragmentasi perdagangan dunia. "Perkembangan ini yang disertai eskalasi ketegangan geopolitik di sejumlah wilayah dunia mengakibatkan pertumbuhan eko dunia pada 2025 mendatang diperkirakan akan melambat menjadi 3,1%," jelasnya. Sebelumnya ekonomi global diperkirakan mampu tumbuh 3,2%. "Inflasi dunia juga akan meningkat dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya dipengaruhi oleh gangguan rantai pasok supply dunia," tambah Perry. (mij/mij) Saksikan video di bawah ini: Video: BI Rate Dinanti, IHSG Bangkit Tapi Rupiah Dekati Rp16.100/USD Next Article Bos BI Ungkap Alasan Mulai Jatuhnya Dolar AS & Rupiah Perkasa [1]References^ Next Article Bos BI Ungkap Alasan Mulai Jatuhnya Dolar AS & Rupiah Perkasa (www.cnbcindonesia.com)Sumber Share this post Link to post Share on other sites