Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Parno

Untuk pertama kalinya neraca perdagangan RI dengan China surplus

Recommended Posts

JAKARTA: Badan Pusat Statistik mencatat untuk pertama kalinya neraca perdagangan Indonesia dengan China mengalami surplus pada Oktober sebesar US$106,9 juta.

 

"Nah, yang menarik, di Oktober 2011 ini neraca perdagangan kita dengan China, surplus untuk pertama kalinya," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Djamal dalam konferensi pers, hari ini.

 

Surplus tersebut tercipta, jelasnya, karena ekspor Indonesia ke China pada saat itu mencapai US$2,24 miliar, sedikit lebih tinggi dari impor US$2,13 miliar.

 

Menurut Djamal, neraca perdagangan Indonesia dengan China pada September masih defisit sebesar US$125,4 juta.

 

Sayangnya, lanjut Djamal, neraca perdagangan Indonesia dengan Jepang justru mengalami defisit US$259,4 juta, melonjak dibandingkan defisit September yang hanya US$5,8 juta.

 

Sementara itu, surplus juga tercatat dalam perdagangan dengan Amerika Serikat. Pada September 2011 perdagangan dengan AS surplus sebesar US$238,4 juta, sedangkan pada Oktober surplusnya US$ 386 juta.

 

Secara umum, total ekspor Indonesia pada Oktober US$16,8 miliar, naik 16,7% dibandingkan realisasi Oktober 2010. Namun, jika dibandingkan dengan ekspor September 2011 minus 14,21%.

 

Untuk ekspor nonmigas, Oktober lalu naik 2,17% dari Oktober 2010, dari US$13,61 miliar US$13,91 miliar. Sementara, ekspor migas turun 26,3%dari US$3,93 miliar jadi US$2,9 miliar.

 

"Total ekspor turun, (ekspor) nonmigas naik, (ekspor) migasnya turun," kata Djamal.

 

Total ekspor Januari-Oktober 2011 tercatat sebesar US$169,03 miliar, naik 34,88% dibanding periode yang sama pada 2010. Ekpsor nonmigas tahun kalender sebesar US$134,73 miliar, dengan rincian ekspor bahan bakar mineral US$21,99 miliar, lemak dan minyak hewan/nabati US$17,31 miliar.

 

Sepanjang Januari-Oktober 2011, ekspor ke China US$14,14 miliar, ke Jepang US$15,17 miliar, dan ke AS sebesar US$13,22 miliar. Tiga negara utama tujuan ekspor Indonesia itu porsinya 33,79% dari total ekspor secara keseluruhan.(api)

 

 

 

 

Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Affiliate | Settlement Statement

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...