bot 0 Posted Juni 21, 2020 Jakarta - Penjualan sepeda mendadak laris manis di periode new normal ini. Ketua Asosiasi Industri Persepedaan Indonesia (AIPI) Rudiyono mengatakan melonjaknya permintaan sepeda membuat para produsen meningkatkan kapasitas produksi sepeda hingga 30%. "Kita sudah ngobrol sama anggota, kenaikan produksi 20-30%. Penjualan juga sekitar itu," kata Rudiyono kepada detikcom, Sabtu (20/6/2020). Rudiyono mengaku, anggota AIPI cukup terkejut dengan melonjaknya permintaan sepeda secara mendadak. Pasalnya, di awal penyebaran virus Corona (COVID-19), kinerja produsen sepeda cukup terpuruk hingga beberapa pabrik menghentikan produksinya dan berencana merumahkan karyawan. "Ini kondisinya sebenarnya teman-teman nggak menyangka. Sama sekali nggak menyangka. Padahal sebelumnya sudah ada yang ancang-ancang untuk merumahkan. Bahkan pada bulan-bulan Maret ada yang sementara nggak produksi," jelas dia. Rudiyono mengatakan, kejutan ini berhasil membuat para produsen sepeda batal melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawannya. "Alhamdulillahnya jadi sementara nggak perlu di-PHK," ujarnya. Namun, para produsen anggota AIPI memprediksi fenomena 'demam' sepeda ini hanya berlangsung sementara, sehingga para anggota AIPI masih akan terus mengawasi dampak pandemi pada kinerja pabrik. "Ya pasti naik aktivitasnya, produksi juga naik. Tapi kenaikan ini kan euphoria saja. Jadi nggak bisa diprediksi sampai kapan, kemungkinan hanya sesaat saja," terang dia. Simak Video "Brasil Mulai Uji Coba Vaksin COVID-19 Inggris untuk 2 Ribu Partisipan"[==] Sumber Share this post Link to post Share on other sites