Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Lebay

Daging Sapi Mulai Mahal & Langka

Recommended Posts

SEKTOR RIIL

Jum'at, 12 Juli 2013 19:33 wib

Ricky Susan (Koran Sindo) - Koran SI

QGIjhZIxBn.jpgIlustrasi. (Foto: Okezone)

CIANJUR – Harga daging di Cianjur, kembali mengalami kenaikan. Selain mahal dengan harga hingga Rp95 ribu per kilogram (kg), daging di sejumlah pasar tradisional di Cianjur juga sulit.

“Selain mahal, pasokan daging juga sulit, kami susah mendapatkannya. Di Pasar Induk Cianjur (PIC) harganya tembus Rp95 ribu per kg. Sebagian pedagang di sini mengambil dari pedagang di Pasar Induk, makanya harganya lebih tinggi,” kata salah seorang pedagang, Lilis Herman, 46, di PIC.

Kenaikan tersebut, kata dia, dikarenakan pasokannya yang sulit. Pasalnya, pemasok mengalami kesulitan mendapatkan sapi lokal, sehingga harus mendatangkan dari Jawa Tengah.

“Biasanya saya bisa dipasok dua hingga tiga ekor sehari. Ini satu ekor saja, berebut juga dengan pedagang daging lainnya. Itu yang membuat mahal. Harga kiloan sapi hidup juga naik karena pasokan susah. Jika dulu per kilogram sapi hidup harganya Rp34 ribu, kini mencapai Rp40 ribu,” tuturnya.

Selain itu, jika mendatangkan sapi dari luar daerah, membuat biaya transportasi menjadi lebih malah karena ada kenaikan harga bensin. “Selain itu, kualitas sapi saat ini juga banyak lemaknya. Jadi, daging yang bisa diambil lebih sedikit,” katanya.

Sementara itu,  Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Cianjur, Yudi Adi Nugroho menerangkan, kenaikan harga saat bulan Ramadan memang selalu terjadi.

Hal tersebut, kata dia, disebabkan adanya lonjakan permintaan dari konsumen. “Tetapi setelah bulan Puasa berjalan, harga kebutuhan akan normal kembali. Kenaikan harga kembali terjadi menjelang Lebaran nanti,” ucapnya.

Pihaknya berharap, rencana impor daging oleh pemerintah pada bulan ini, segera terealisasi. Pasalnya, pasokan daging di daerah sangat minim, khususnya di Cianjur.

“Untuk daging memang mencari sapi lokal Cianjur sudah susah. Kebutuhan daging dengan jumlah sapi yang ada di Cianjur sudah tidak sebanding. Makanya kadang para pengepul sapi harus mencapai sapi hingga ke luar daerah,” ujarnya.

(Ricky Susan (Koran Sindo)/Koran SI/)

Berita Selengkapnya Klik di Sini [h=4]Berita Terkait: daging[/h]

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...