Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Lebay

Dahlan Tunjuk Adriansyah Tangani Pertamina Geotermal

Recommended Posts

ENERGI

Rabu, 19 Juni 2013 10:31 wib

Hendra Kusuma - Okezone

fDES0xDyf4.jpgMenteri BUMN, Dahlan Iskan. (Foto: Heru/Okezone)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan telah menunjuk Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy baru yaitu Adriansyah. Adriansyah, sebelumnya berasal dari PT Pertamina Hulu Energy (PHE).

"Harapannya dengan pergantian ini, (kerjasama) bisa lebih cepat. Seminggu lalu penandatanganan perjanjian pertamina PLN perusahaan Selandia Baru, untuk mereview seluruh biaya pembangunan geo milik pertamina," kata Dahlan kepada wartawan di kantor Pertamina Pusat, Jakarta, Rabu (19/6/2013).

Dahlan menjelaskan, dengan Direksi Pertamina Geothermal yang baru ini, biaya pengembangan geotermal sudah bisa dimulai dalam dua bulan ke depan. Guna merampungkan hal ini, direksi Pertamina Geothermal dalam dua minggu ke depan akan melakukan rapat, yang tidak boleh diganggu oleh siapapun.

"Mudah-mudahan dalam dua bulan diluruskan struktur biaya pengembangan geotermal bisa dimulai, rapat tidak boleh diganggu, diselenggarakan di luar kantor, tidak boleh pulang sebelum urusan teknis, legal perjanjian selesai dibahas, mungkin dua minggu, jadi seluruhnya urusan teknis," tambahnya.

Selain itu, Mantan Dirut PLN itu mengungkapkan bahwa dengan jajaran direksi yang baru dapat mengerjakan pengembangan sumur yang sudah lama tidak dioperasikan, seperti Lahendong V, Hulu Beli III dan IV, Karaha, kemudian Kamojang V.

Meski demikian, Dahlan menyadari tidak mudah merealisasikannya, karena banyak hambatan. "Saya ingin ini terealisir karena sudah tidak dikerjakan, Hambatannya luar biasa banyak, biasanya yang menang tender WKP, harus membuat satu sumur dengan investasi Rp75 miliar yang belum tentu menghasilkan sumurnya itu," jelasnya.

Oleh karena itu, Dahlan mengungkapkan tidak mudah menjadi direktur Pertamina Geothermal, karena di satu sisi harus terus menyiapkan kebutuhan minyak. "Susah memang jadi dirut Pertamina Bagaimana harus beli minyak terus, kalau enggak ada nanti orang marah, enggak ada nanti orang marah," tutupnya. (mrt)

Berita Selengkapnya Klik di Sini [h=4]Berita Terkait: Pertamina Geothermal Energy[/h]

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...