Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Lebay

3 Fraksi Bakal Perjuangkan Penolakan Kenaikan BBM

Recommended Posts

FISKAL & MONETER

Senin, 17 Juni 2013 13:02 wib

Fakhri Rezy - Okezone

WIycceeSMx.jpgIlustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Para fraksi Oposisi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tetap akan melakukan aksi tolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam rapat paripurna. Pasalnya, kenaikan BBM bersubsidi diperkirakan akan memperburuk pertumbuhan dan perekonomian Indonesia.

"Kondisi makroekonomi hanya akan jadi lebih parah, padahal tahun lalu pemerintah nggak menaikkan harga BBM. Tapi coba lihat, kita selamat kan," kata Anggota DPR dari Fraksi PKS Ecky Awal Muharam, saat ditemui Wartawan, Jakarta, Senin (17/6/2013).

Menurut dia, dengan adanya kenaikan ini, maka dapat membuat inflasi bergejolak, padahal sebelum kan harga BBM naik inflasi relatif bisa dikendalikan. "Padahal perekonomian tahun lalu tanpa kenaikan harga BBM kan sampai pada 6,23 persen tanpa hal-hal seperti ini," tuturnya.

Sedangkan Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan, kenaikan harga BBM akan mengakibatkan inflasi tinggi. Karenanya, PDIP menyarankan agar pemerintah melaksanakan program pro desa ketimbang menaikkan harga BBM.

"Dalam Sidang Paripurna ini, kami tetap menolak kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga BBM subsidi karena menimbulkan kenaikan inflasi yang sangat tinggi dan kami menyarankan pemerintah melaksanakan program prodesa,"  Komisi XI dari fraksi PDI-P Dolfie OFP saat ditemui sebelum Paripurna.

Dolfie mengatakan fraksi PDI-P tetap melakukan penolakan akan pemberian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Menurutnya, hal ini malah membuat ketergantungan pada masyarakat.

"PDIP juga menolak BLSM yang berdasarkan logika kami sengaja memiskinkan masyarakat. BLSM hanya akan menimbulkan ketergantungan masyarakat dan tidak mengurangi kemiskinan," katanya.

Sedangkan fraksi Hanura mengatakan, harga BBM secara nominal relatif murah, tapi kalau itu presentasi harian. Artinya, pada harga sekarang saja rakyat membelanjakan bagian besar dari pendapatan apalagi dinaikkan.

"Upaya BLSM tidak relevan dan potensi money politic, Tidak relevan, Hanura konsisten menolak kenaikan BBM dan menolak BBM RUU APBN-Perubahan 2013," kata salah satu anggota fraksi Hanura. (mrt)

Berita Selengkapnya Klik di Sini [h=4]Berita Terkait: Kenaikan BBM[/h]

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...