Jump to content
×
×
  • Create New...

Shaolin

Members
  • Jumlah Konten

    327
  • Bergabung

  • Kunjungan terakhir

Reputasi Forum

0 Neutral

Tentang Shaolin

  • Rank
    Silver
  1. KOMPAS.com - Siapa bilang tempe hanya makanan rakyat kecil? Di tangan keluarga Muhammad Noer, tempe menjadi buah tangan khas Kota Malang bernilai jual tinggi. Kripik Tempe Aneka Rasa menyodorkan rasa daun jeruk, keju, barbeku, atau piza. Produk keripik tempe aneka rasa buatan keluarga Noer sudah menyebar seantero negeri, bahkan sudah merambah mancanegara, seperti Belanda, Singapura, hingga Amerika Serikat. Saat ini dalam sehari, toko oleh-oleh Kripik Tempe Aneka Rasa Bu Noer yang terletak di Jalan Ciliwung Gang II Nomor 2, Kota Malang, menghabiskan 1 kuintal kedelai untuk membuat tempe. Temp
  2. Mega Mendung di Sepatuku.... KOMPAS.com - Sekumpulan mega putih dengan latar biru tua tampak cantik berarak. Mega-mega itu hadir di seluruh permukaan sepasang sepatu kasual bertali dengan sol datar. Terlihat unik dan cantik membalut kaki. Memadukan batik dengan kulit sebagai bahan sepatu bukan sekadar menciptakan keunikan. Namun, lebih jauh membantu produsennya bertahan di tengah kepungan serbuan produk impor dan tuntutan kreativitas yang semakin tinggi. Setidaknya ini yang diungkapkan Shina (44) dan Agnes L Hussen. Shina (44), produsen sepatu berlabel ”be patient”, sebenarnya belum gena
  3. KOMPAS.com - Dunia fashion belakangan ini semakin berkembang pesat. Membuka butik mini atau toko pakaian pun rasanya sangat menjanjikan. Selain memiliki koleksi pakaian yang bagus dan berkualitas, apa lagi yang diperlukan saat membuka butik baju? "Ketika membuka sebuah toko baju, yang paling penting adalah penataan letak dan display dari barang-barangnya," jelas Amanda Tiza, Visual Merchandising Manager dari Mitra Adi Perkasa (MAP), saat workshop "The Mannequin Says Hi! Learn More About Visual Merchandising" di Indonesia Islamic Fashion Week (IIFW), Senayan, beberapa waktu lalu. Menurut Ama
  4. KOMPAS.com - Campur tangan perkembangan teknologi dan kesadaran masyarakat dalam berinternet juga mampu memengaruhi sikap para pebisnis dalam menjalani usahanya, terutama dalam merebut pangsa pasar kalangan netizen. Creative Storyteller OneComm Indonesia, Handoko Hendroyono mengatakan, "Sekarang adalah era produk, bukan era iklan. Produk harus memiliki story telling yang kuat sehingga layak untuk diceritakan." Apabila Anda memiliki produk dan ingin berangkat dari blog atau website, anggap saja media tersebut sebagai rumah yang telah berisikan cerita mengenai produk. Pastikan konten cukup kua
  5. KOMPAS.com - Apa yang Anda lakukan kalau punya uang sisa atau disposable income? Mungkin banyak orang yang menggunakannya untuk membeli barang yang diidam-idamkan, atau liburan. Ketika dihadapkan pada uang yang banyak, ada orang yang menjadi optimis, tetapi ada juga yang malah pesimis, demikian menurut Yuswohadi, penulis buku Consumer 3000. Orang yang optimis akan memanfaatkan disposable income ini menjadi modal usaha, atau reksadana. Sedangkan orang yang pesimis biasanya hanya akan menyimpan uang ini dan tidak memanfaatkannya dengan baik. Seorang yang optimis akan berpikir panjang dan mere
  6. KOMPAS.com – Kini makin banyak saja pemilik waralaba yang menawarkan bisnisnya untuk dikembangkan oleh mereka yang baru akan memulai sebuah bisnis. Hanya dengan modal yang relatif murah, dengan keuntungan yang menggiurkan, mereka sudah dapat memulai sebuah usaha sesuai yang diinginkan. Akan tetapi, sebelum memutuskan membeli waralaba, Anda perlu mengingat beberapa hal. Dalam waralaba, pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur, dan cara-cara yang telah ditetapkan sebelumnya, dalam jangka waktu ter
  7. KOMPAS.com – Bekerja di kantor bukan satu-satunya pilihan lagi untuk mendapatkan uang. Makin banyak orang yang menggerakkan bisnis mereka sendiri. Tetapi, menurut perencana keuangan Aidil AKbar Madjid, ada beberapa langkah yang perlu dipersiapkan sebelum Anda mulai sebuah bisnis. Menurutnya, ketika Anda ingin mulai berbisnis, banyak orang yang menyangka hal itu memerlukan modal (uang) yang besar. Padahal, modal tidak harus berasal dari uang. Modal bisa berupa keterampilan, ilmu, waktu, dan lain sebagainya. “Keberanian juga mengiringi. Bahkan, jika Anda mempunyai ide bisnis yang bagus,
  8. KOMPAS.com - Mendirikan usaha tak cuma butuh modal dan keberanian. Sebagai pewirausaha Anda juga harus pandai berstrategi dan bernegosiasi. "Pengaturan strategi untuk menjual berbagai produk usaha Anda ini harus sangat diperhatikan. Salah pilih buyer dan strategi pemasaran, usaha Anda bisa-bisa tak berkembang," ungkap desainer Arie Seputra, di sela-sela show "A Tribute to Major Minor" di Moovina, Plaza Indonesia, Selasa (14/5/2013) lalu. Kebanyakan pengusaha dan produsen produk hanya memikirkan produknya bisa "mejeng" di department store atau toko terkenal saja. Maka ketika sudah ditawark
  9. KOMPAS.com - Kedengarannya agak janggal, bagaimana mungkin mesin printer bisa mencetak tapi tanpa kertas? Inilah yang dikenalkan Johanes Djauhari dalam usaha yang ditekuninya sejak Januari lalu. Lulusan Product Design Limkokwing University Malaysia ini mengaku mesin yang ia buat punya potensi besar di masa yang akan datang. “Dengan ini kita mewujudkan apa yang ada di gambar dengan menjadikannya sampel, model, semacam replika sebenarnya,” ungkapnya, saat ditemui di sela-sela bazaar "In Flight” Market & Museum di Exhibition Hall, Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (10/5/2013) lalu. Jika mesi
  10. KOMPAS.com - Dalam sebuah peragaan busana, sejumlah model turut membawa toples yang di dalamnya berhiaskan cahaya lampu. Pemilihan warna yang senada dengan busana, menjadikan toples ini ornamen yang menarik untuk dilihat. Desain toples bisa begitu menariknya, kok bisa? Inilah bisnis yang dibangun oleh Aliifah Mahdy, lulusan desainer grafis Limkokwing University Malaysia. Katanya, toples dipilih karena ia ingin menciptakan suatu karya seni di luar media yang biasa digunakan oleh orang banyak seperti kanvas atau layar. “Toples atau jars, punya nilai seni dan keindahan yang tinggi. Selain itu b
  11. KOMPAS.com - Unik, segar, membangkitkan semangat. Itulah wangi rempah-rempah yang diramu menjadi satu. Campuran vanili, akar wangi, teh hijau, beras putih, jahe, dan kencur menciptakan bau khas yang kesegarannya melebihi aroma parfum. Bukan hanya segar, rempah-rempah wangi ini juga memiliki khasiat bagi tubuh. Tidak heran, nenek moyang kita pada zaman dahulu memanfaatkan rempah-rempah herbal untuk obat-obatan dan terapi. Hal inilah yang menginspirasi Made Yuliani (63) dan suaminya, Wayan Sukhana (65), pada 2000 membuat produk dari bahan rempah-rempah asli Indonesia dengan payung Bali Tangi,
  12. KOMPAS.com - Corak yang khas dan umumnya berwarna cerah membuat kain sutra bisa diolah menjadi sejumlah produk kerajinan. Di tangan Diandra Sabrina (24) dan tiga orang temannya, sutra dikreasi menjadi sepatu kasual. Pelanggan produk bermerek ”Ewako Shoes” itu kini tersebar di sejumlah daerah di Tanah Air. Diandra memulai usaha sepatu dari sutra tahun 2010 bersama ketiga sahabatnya, Nadia Novira (24), Putri Utami (23), dan Erny Rasulong (23). Kala itu, mereka mendapat bantuan modal Rp 15 juta dari Universitas Hasanuddin (Unhas). Konsep memadukan kain khas Sulawesi Selatan dengan desain sepatu
  13. KOMPAS.com - Sukses tidaknya seseorang atau perusahaan sangat ditentukan oleh integritas, yakni bagaimana menjunjung tinggi nilai-nilai dan etika dalam berbisnis. Tidak ada yang instan untuk diraih. Namun seberapa penting integritas? Empat pengusaha sukses menuturkan bahwa hal itu sangat penting dan harusnya menjadi prinsip dasar dalam menjalankan usaha. "Integritas itu sederhananya bagaimana menjalankan sesuatu dengan jujur, gigih, ulet, dan berkompetisi dengan sehat," ujar Erry Riyana Hardjapamekas, membuka talkshow dalam "Entrepreneur Festival" yang digelar Mercedes-Benz Indonesia dan Ark
  14. KOMPAS.com - Peluang untuk terjun ke bisnis pakaian siap pakai sepertinya masih terbuka lebar dan menjanjikan. Salah satu yang melihat peluang itu adalah Anindita Sosrodimulyo. Bersama dua rekannya, Patricia Gunawan dan Selfiana, dia memulai clothing line, khusus untuk baju pantai (beachwear). “Awalnya untuk tugas akhir, lalu kita seriusi karena sepertinya menguntungkan,” ujar Anin, saat ditemui di pameran "256" yang digelar oleh LaSalle College International Jakarta di The Hall, Senayan City, Jakarta, beberapa waktu lalu. Dalam pameran itu, clothing line yang ia beri label I.By.D.O atau "In
  15. KOMPAS.com - Hanya dalam sekejap sepatu karya para perempuan ini melejit di pasaran. Melalui sepatu yang mengusung keunikan lokal, mereka sanggup menembus pasar internasional. ”Mirip Cinderella. Dia menemukan pangeran lewat sepatu, sedangkan saya jalan-jalan hingga mancanegara karena sepatu,” kata Lianna Gunawan yang baru saja meraih penghargaan Cartier Women’s Innitiative Awards 2012. Penghargaan itu diraih Lianna karena kreativitasnya menciptakan sepatu La Spina. Ia meraih hadiah modal bisnis 20.000 dollar AS dan mendapat pendampingan dari Cartier untuk pengembangan usaha. Meski baru m